Jelang Idul Fitri, Penjagaan Perbatasan Diperkatat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sepekan menjelang Idul Fitri 1441 H, berbagai kegiatan dilakukan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY. Kegiatan terfokus pada pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2020, yakni pemeriksaan pada kendaraan bermotor (ranmor) yang mengangkut pemudik. Pemeriksaan dilakukan di Pos Pengamanan (Pospam) yang terletak di wilayah perbatasan DIY dengan Jateng, penjagaan diperketat guna mengantisipasi membanjirnya pemudik.

Selain itu, jajaran Ditlantas Polda DIY juga mengadakan aksi bakti sosial (baksos) untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Baksos berupa pembagian sembako (beras, gula pasir, teh, minyak goreng, dan mis instan) kepada pengemudi becak kayuh, pengemudi ojekm dan warga yang patut dibantu.

Pembagian sembako dilakukan di daerah Giwangan, simpang empat Wojo, dan Jalan Parangtritis, beberapa waktu lalu. Selain itu, baksos juga dilakukan dalam bentuk penyemprotan disinfektan di sejulah tempat (fasilitas umum).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol I Made Agus Prasatya SIK MHum, Sabtu (16/05/2020) menjelaskan jajarannya saat ini berkonsentrasi pada pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2020, terutama terkait dengan upaya mencegah para perantau yang berniat pulang kampung (mudik) ke wilayah DIY. Kebijakan pemerintah pusat yang tidak memperbolehkan mudik, secara otomatis harus diikuti oleh daerah dalam hal mencegah perantau pulang kampung.

Terkait hal tersebut, pihaknya mendirikan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Progo 2020 di daerah-daerah perbatasan. Pospam Operasi Ketupat Progo 2020 yang mendapat perhatian khusus di antaranya Pospam Tempel Sleman (perbatasan Sleman-Magelang), Pospam Prambanan Sleman (perbatasan Sleman-Klaten), Pospam Temon (perbatasan Kulonprogo-Purworejo), Pospam Bedoyo, Gunungkidul, dan Pospam Srandakan, Bantul. Di masing-masing Pospam, pernosel Polri dibantu anggota TNI, Satpol PP dan PMI.

Hingga minggu ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2020, petugas sudah mengambil tindakan terhadap kendaraan bermotor (sepeda motor, mobil, dan bus) yang digunakan perantau untuk mudik. Mereka diperiksa di masing-masing Pospam, jika terbukti hendak mudik maka diharuskan putar balik. “Sudah ratusan kendaraan bermotor yang kami perintahkan putar balik karena terbukti berniat mudik,” jelas Agus Prasatya.

Ditambahkan, pihaknya juga berusaha untuk menciptakan keamanan, ketertibanm dan kenyamanan bagi pengguna jalan, menjelang dan sesudah Idul Fitri 2020. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI