Jelang Lebaran, Naptol Jeans Laris Manis

YOGYA,KRJOGJA.com – Menjelang lebaran, pusat perbelanjaan penuh sesak dengan masyarakat yang berbelanja kebutuhan mereka untuk hari lebaran seperti busana muslim dan parcel. Namun tak hanya pusat perbelanjaan saja yang banjir permintaan, jasa naptol jeans yang terletak di barat swalayan Mirota Kampus Yogyakarta pun mengalami peningkatan permintaan.

Salah satu jasa naptol milik Hafid Setiawan (30) mengalami peningkatan permintaan. Pada hari-hari biasa, pria yang biasa disapa Hafid ini mengerjakan 20 celana jeans per harinya. Namun jumlah permintaan itu meningkat sejak seminggu yang lalu. “Mulai seminggu yang lalu orderannya semakin banyak. Biasanya melayani hanya 20 celana, sekarang per harinya bisa 90 celana,” ujar Hafid.

Sembari menghitung celana jeans yang akan dikerjakan besok, Hafid menjelaskan bahwa ia butuh waktu seminggu untuk mengerjakan permintaan pada satu hari. Bahkan ia sempat menolak orderan celana jeans karena dalam satu hari permintaan bisa melebihi 90 celana. Menurut Hafid, saat ini masih banyak pelanggan setianya yang selalu memakai jasa naptolnya menjelang lebaran. “Biasanya jeans yang belinya udah mahal, jadi kalau warnanya pudar ya sayang kalau gak dipakai lagi. Biar keliatan baru pas lebaran,” jelasnya.

Banyaknya permintaan akan jasa naptol di lapaknya membuat Hafid menaikkan harga jasanya. “Mulai minggu ini harganya naik terus sekitar 5000-10.000. Satu hari saya menerima orderan, saya butuh satu minggu menyelesaikannya, dalam seminggu itu gak menerima orderan dulu,” tutur Hafid.

Banyaknya orderan pada jasa naptol juga dibenarkan oleh Mia (22). Selain melayani jasa naptol, ia juga melayani pesanan untuk menjahit busana. Namun karena sedang kebanjiran permintaan untuk menjahit busana muslim, Mia tidak menerima pelanggan yang meminta jasa naptolnya. “Yang mau naptol jeans juga ramai, tapi saya gak nerima karena sedang repot orderan jahit baju muslim. Datang terus pelanggannya, nanti larinya ke samping kanan dan kiri lapak saya,” ujar Mia.

Meskipun mengalami peningkatan permintaan menjelang lebaran, mereka menyimpulkan bahwa peningkatan tersebut tak sebesar peningkatan pada lebaran tahun lalu. Menurut Mia, hal tersebut terjadi karena lebaran pada tahun ini datang sebelum tahun ajaran baru. Ia memprediksi bahwa orang-orang mengalihkan dananya untuk mempersiapkan kebutuhan sekolah anak-anaknya. (Salsabila Annisa)

 

BERITA REKOMENDASI