Jelang New Normal, 500 Pengunjung Datangi Malioboro Tiap Hari

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sejak simulasi dilakukan pada Kamis (11/06/2020) lalu selama enam hari, tercatat ada 3.000 pengunjung kawasan Malioboro yang terekam dalam ‘QR Code’. Dengan begitu rata-rata pengunjung tiap hari mencapai 500 orang. Khususnya yang memasuki area pedestrian karena pengendara kendaraan bermotor belum bisa menjamah ‘QR Code’.

“Selama simulasi itu ada beberapa pengunjung yang terpaksa kami halau karena tidak menggunakan masker. Tapi jumlah pelanggar tidak bisa kami rekap jumlahnya, yang jelas sekarang sudah jauh berkurang,” kata Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Malioboro Ekwanto.

Di samping melakukan simulasi pemberlakuan protokol baru di kawasan Malioboro, pihak pengelola juga mulai menyiapkan sarana pendukung. Infrastruktur untuk menghadapi tatanan kehidupan kenormalan baru new normal pun dipercepat agar dapat segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Salah satu sarana pendukung tersebut adalah tanda khusus bagi pengunjung di jalur semi pedestrian maupun area pedagang. “Beberapa tanda itu sudah berhasil kami pasang di pintu masuk kawasan semi pedestrian sisi Utara dan Selatan. Target kami seminggu ke depan bisa terpasang di seluruh tempat yang kerap menjadi pusat keramaian,” ungkap.

Tanda khusus itu berupa stiker warna kuning bergambar telapak kaki. Jarak antartanda sekitar 1 meter. Pengunjung di Malioboro yang menikmati area semi pedestrian akan diarahkan menempati tanda tersebut supaya menghindari kerumunan.

Begitu juga terhadap antrean di setiap pedagang kakilima (PKL). “Kami pilih warna kuning karena pada malam hari menyala terang. Kebanyakan pengunjung di Malioboro memang pada sore dan malam hari,” imbuh Ekwanto. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI