Jelang Pemilu, PKL Rawan Sasaran Adu Domba

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Mendekati tahun politik, gesekan antarpendukung bisa saja terjadi. Untuk mengantisipasi hal itu, Direktorat Intelkam Polda DIY mengadakan sosialisasi pemilu damai yang melibatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Solo, Kota Yogya. Kasubdit II Ditintelkam Polda DIY AKBP M Fathurrahman mengatakan, sosialisasi ini merupakan langkah kepolisian untuk meredam suhu politik menjelang Pemilu 2019 mendatang. Menurut AKBP Fathurrahman, dengan digandengnya PKL dalam sosialisasi ini untuk membentengi mereka, jangan sampai disusupi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaaatkan para PKL. 

"Jangan sampai para PKL ini menjadi sasaran adu domba. Apalagi jika dilihat dari segi pendidikan mereka tidak merata," terang AKBP Fathurrahman saat ditemui di Hotel Neo Malioboro, Selasa (2/10)

AKBP Fathurrahman menerangkan, pada pertemuan kali ini juga disampaikan imbauan agar para pedagang hati-hati dengan informasi hoax. Apalagi menjelang pemilu banyak berita-berita hoax yang bisa memicu gesekan antarpendukung. "Kami pihak kepolisian berupaya meredam suhu politik di Yogya tetap dingin. Sehingga bisa menciptakan pemilu yang aman, damai dan sejuk," ungkap AKBP Fathurrahman.

Ketua Koperasi Persatuan Pedagang Kaki Lima Yogyakarta (PPKLY) Wawan Suhendra menambahkan, Pedagang Kaki Lima yang menjadi peserta sosialisasi pemilu damai merupakan pedagang di Kecamatan Gondokusuman. Yakni para pedagang di Jalan Wahidin, Jalan Jenderal Sudirman, Bethesda dan Jalan Solo.

"Selama ini saat mendekati pemilu, pengurus tidak pernah menggiring para pedagang untuk ke partai tertentu. Jika secara pribadi mereka ikut kegiatan partai, kami tidak membatasi. Tapi jangan mengusung nama organisasi," imbuh Wawan Suhendra. Wawan mengaku, pada pemilu-pemilu sebelumnya tidak pernah ada gesekan sesama pedagang. Meski berbeda pilihan, para pedagang tetap berpikir dingin. Dan tidak menganggu aktivitas mereka saat berjualan. 
"Kami sangat mengapreasi, Bapak Kapolda mengajak kami dalam kegiatan seperti ini. Karena bisa mengedukasi para pedagang kaki lima terkait pemilu yang akan datang," pungkas Wawan. (R-2)

BERITA REKOMENDASI