JITM 2020 Digelar Virtual, Tunjukkan Eksistensi Pariwisata di DIY

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Ajang Jogja International Travel Mart (JITM) ke-11 kali ini akan digelar berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yaitu secara virtual pada November 2020 ini. Terobosan teknologi digital inilah yang diaplikasikan dalam ajang virtual JITM 2020 bertujuan menyampaikan kondisi industri pariwisata di DIY yang pada akhirnya mampu membangun kepercayaan dan kenyamanan calon wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo mengatakan event tahunan JITM kali ini digelar virtual, sebab sebelumnya digelar secara offline dengan mendatangkan buyer dari beberapa negara baik ASEAN maupun Eropa dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Namun karena pandemi, JITM tetap diselenggarakan tetapi dengan cara virtual.

“Uniknya kita membangun sistem yang belum ada dalam virtual JITM 2020 ini, khususnya dalam Business to Business (B2B) meeting. Kami ingin membangun pengalaman para buyer dan seller secara virtual dalam JITM ini, mereka seolah-olah ada di sebuah event dan bisa berkomunikasi dengan buyer serta bisa memberikan flyer, booklet dan sebagainya secara digital,” jelas Singgih di Yogyakarta, Rabu (4/11).

Singgih mengaku pelayaran digital inilah yang akan ditetapkan dan dirancang dalam ajang JITM ke-11 menggunakan teknologi tatap layar yang canggih. Virtual JITM 2020 ini dimungkinkan menjadi prototipe pertama dengan sistem yang handal di era digital. Penyelenggaraan virtual JITM 2020 ini justru akan lebih memperluas lingkup pengenalan produk kepada buyer via jejaring yang dimiliki maupun buyer global lainnya.

” Tujuan virtual JITM 2020 ini lebih untuk menyampaikan kondisi industri pariwisata di DIY, sementara belum berjualan paket karena border belum dibuka selama masa pandemi Covid-19 ini. Paling tidak kita mengabarkan produk-produk wisata yang sudah dikreasikan menyesuaikan dengan paradigma pariwisata di era adaptasi kenormalan baru,” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI