Jogja Batal Tuan Rumah Piala Dunia Karena Merapi, Ketua KONI DIY: Ini Aneh dan Mengecewakan!

Editor: KRjogja/Gus

Dijelaskan Kuncoro, dari data yang dimiliki, tercatat Jepang mempunyai 112 gunung berapi, Rusia 166 gunung api, dan Amerika Serikat dengan 173 gunung api. “Kalau Jepang, Rusia dan Amerika Serikat pernah jadi tuan rumah Piala Dunia senior, kenapa adanya Gunung Merapi dijadikan alasan pembatalan tuan rumah di DIY. Kalau bicara ‘ring of fire’, Stadion Kapten I Wayan Dipta juga masuk,” ujarnya.

Terlepas dari persoalan Gunung Merapi, DIY sangat layak menjadi tuan rumah karena letaknya yang menjadi pairing city

dengan Solo, sesuai pengajuan bidding

tuan rumah PSSI ke FIFA. Ditambah ketersediaan hotel dan rumah sakit internasional, Kuncoro menilai, itu jadi pertimbangan FIFA memilih Yogya berpasangan dengan Solo untuk jadi tuan rumah.

Dikonfirmasi, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan, aktivitas Gunung Merapi saat ini berada di level II atau status Waspada. Ancaman bahaya sampai dengan saat ini masih sama, yaitu berupa awan panas dan lontaran material vulkanik. Ancaman ini dengan jangkauan kurang dari 3 km dari puncak, berdasarkan volume kubah sebesar 200.000 m3 (data drone 13 Juni 2020).

Terkait sebaran abu vulkanik jika terjadi erupsi, menurut Hanik, sangat tergantung kecepatan angin dan arah angin. “Masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa di luar radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi,” katanya. (Hit/Dev)

BERITA REKOMENDASI