Jogja Sambut Libur Nataru, Waspadai Titik Rawan Macet

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Sigit Sapto Rahardjo menyampaikan, secara umum rencana operasi penyelenggaraan  angkutan Nataru di DIY sudah disiapkan dengan baik. Dimulai dari peningkatan keselamatan angkutan umum, kelancaran lalu

 

lintas, pelaksanaan posko monitoring, kesiapan personel, sarana angkutanmaupun jalur.

“Semua sudah kita koordinasikandengan instansi maupun stakeholder terkait seperti Organda, PT KAI dan PT Angkasa Pura I (Persero). Seperti penyediaan angkutan umum total 2.629 kendaraan, kereta api regulerdan 5 kereta api tambahan serta angkutan udara dengan 14 penerbangan domestik ditambah 4 extra fligth di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) dan 87 penerbangan domestik, 5 penerbangan internasional ditambah 2 extra flight di Bandara Inter-nasional Adisutjipto,” tutur Sigit usai Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda DIY Jelang Nataru di Kepatihan Yogya, Jumat (20/12).

Sigit  menyampaikan, dari data monitoring lalu lintas di empat lokasi pos masuk DIY,  diprediksi  jumlah mobil pribadi akan naik 7,6 persen dari 648.566 menjadi 697.857 mobil serta sepeda motor naik 13,2 persen dari 1.153.611 menjadi 1.303.580 motor selama Nataru. Sedangkan jumlah penumpang yang diprediksi mengalami kenaikan terjadi pada moda kereta api  sebesar 5 persen dari 696.419 menjadi 729.101 orang dan angkutan bus naik 4 persen dari23.802 menjadi 24.755 orang.  

“Sebaliknya jumlah penumpang angkutan udara akan mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 12,2persen dari 27.301 menjadi 23.970 orang pada Nataru,” imbuhnya.     

Dishub DIY berkoordinasi dengan Dinas PUPESDM DIY juga telah memastikan kesiapan jalur utama, jalur alternatif di 4 kabupaten, lokasi rawan kemacetan lalu lintas,lokasi rawan kecelakaan lalu lintas maupun lokasi rawan banjir dan tanah longsor di DIY. Pihaknya juga telah menyiapkan kantong parkir yang memadai serta kantong parkir cadangan.  

Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol (UHP) Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menyampaikan, arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang meminta agar lintas   sektoral baik diprovinsi maupun kabupaten/kota melakukan sikronisasi dalam penataan manajemen arus lalu lintas menghadapi Nataru.

Problematika yang selalu terjadi kepadatan lalulintas dan kemacetan tetap menumpuk menuju pusat kota. Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar mengatakan, untuk pengamanan Nataru  pihaknya menerjunkan sebanyak 4.426 personel gabungan. Nantinya mereka akan mengamankan sejumlah tempat mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan sampai objek wisata yang ada disejumlah wilayah di DIY. (Ira/Ria/Imd)

 

BERITA REKOMENDASI