Jogja Tak Kunjung Turun PPKM Meski Covid Melandai, Sekda DIY Penasaran?

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah Pusat memperpanjang Status PPKM Level III wilayah DIY hingga 18 Oktober 2021. Padahal, di satu sisi jumlah kasus harian terus berkurang dan kesembuhan meningkat juga capaian vaksinasi yang telah lebih dari 80 persen.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan pemerintah pusat terkait keputusan perpanjangan level III untuk DIY. Menurut dia, segala unsur penurunan level sebenarnya sudah masuk di DIY yang mana seharusnya mengisyaratkan hal tersebut.

“Kalau sudah diundang Pak Luhut, saya mau tanyakan kenapa tidak turun level. Unsurnya kan positif rate, kasus positif kesembuhan, jumlah meninggal sudah baik-baik aja. BOR (Bed Occupancy Ratio) bagus. Vaksin lansia sudah, vaksin total 80 persen, anak juga sudah,” ungkap Baskara Aji, Selasa (5/10/2021).

Baskara Aji menduga, pemerintah pusat menghitung perbedaan jumlah tracing pada kasus positif. Hanya saja, Pemda DIY dinilai telah melakukan upaya maksimal dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kita nanti tanyakan kenapa, apa ada bedanya jumlah tracing. Tracing kan harus realistis nek ora kontak sopo-sopo, ndak ketemu sopo-sopo ya yang ditracing sedikit. Ini yang akan kita tanyakan juga,” sambung Aji.

Konsekuensi berada di level III menurut Baskara Aji masih sama seperti sebelumnya, dengan beberapa pelonggaran. “Industri pariwisata masih sama, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga boleh dilakukan dengan terbatas atau blended. Ya bagi kita (di level III) jadi perhatian agar masyarakat tetap waspada,” pungkasnya.

Sementara, berdasarkan data Dinas Kesehatan DIY, Selasa (5/10/2021) diketahui positivity rate DIY berada pada angka 0,64 persen. Jumlah kasus aktif terus menurun, saat ini tercatat pada angka 1.182 orang.

Terdata pula recovery rate 95,88 persen dan fatality rate 3,36 persen. Untuk BOR, terisi 25,76 persen (59 dari 229) untuk kritikal dan 16,90 persen (269 dari 1.591) untuk non kritikal. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI