Jogja Wajar Anyar, Pentas Seni Kebiasaan Baru di Kota Yogyakarta

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Yogyakarta merupakan salah satu barometer seni dan budaya Indonesia dengan berbagai macam predikat yang melekat. Autentisitas seni dan budaya yang melekat dalam masyarakatnya menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu kota pariwisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri, sehingga predikat kota pariwisata sangat layak disandangkan untuk Yogyakarta, dan termasuk didalamnya kota Yogyakarta.

Sekarang ini, pariwisata menjadi sektor yang dinilai paling parah terdampak pada masa pandemi Covid-19. Industri pariwisata mengalami penurunan jumlah baik untuk wisatawan maupun dampak ekonomi yang sangat drastis.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Drs Maryustion Tonang MM mengatakan pihaknya kini terus mendorong pariwisata tumbuh dan berkembang kembali. Berbagai hal dilakukan sebagai ujicoba dan simulasi untuk kesiapan dibukanya kembali pariwisata dengan kebiasaan baru.

“Karena itu kami kenalkan Jogja Wajar Anyar, yakni pementasan seni dalam bentuk kolaborasi berbagai macam seni yang ada di kota Yogyakarta. Program ini sebagai salah satu upaya simulasi masa adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19, dengan menggunakan standar protokoler yang ada. Selain itu juga sebagai penguatan kegiatan seni dan budaya sebagai salah satu penunjang kekuatan pariwisata di kota Yogyakarta,” ungkap Maryustion, Minggu (02/11/2020) malam.

Kegiatan Jogja Wajar Anyar pertama kali diselenggarakan di XT Square pada 1 November kemarin. Penampilan para seniman ditayangkan melalui live streaming channel youtube “Pemkot Kota.

“Harapan kami, seniman bisa tetap tampil namun masyarakat juga bisa menyaksikan secara langsung dari manapun. Kami berharap seni budaya kita bisa dinikmati secara lebih luas,” pungkas Maryustion. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI