Jumlah Pasien Bertambah, Pemda DIY Siapkan Dua Langkah ini Atasi ‘Ledakan’ Positif Covid-19

PEMDA DIY sedang menyiapkan kemungkinan terjadikan ‘ledakan’ kasus positif virus Korona (Covid-19), setelah dilakukan rapid test massal di sejumlah kabupaten/kota di DIY. Apa saja persiapan itu?

Siapkan Ketersediaan Bed

Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg Pembajun Setyaningastutie MKes menyatakan, selain ketersedian bed, pihaknya telah menyiapkan shelter di setiap wilayah kabupaten/kota merupakan salah satu bentuk kesiapan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus OTG dan ODP reaktif.

“Meski berdamai dengan Covid-19. Tapi masyarakat harus tetap menjaga disiplin, melaksanakan protokol kesehatan dan waspada terhadap kondisi. Serta situasi yang berpotensi menjadi tempat penularan penyakit, seperti terjadinya kerumunan,”ungkapnya.

Antisipasi Munculnya Klaster Baru

Menurut Pembajun, pihaknya juga sedang bersaha mengantisipasi munculnya klaster-klaster baru. Namun keberhasilan mengantisipasi kluster baru itu harus dilakukan oleh semua elemen masyarakat dan pelaku usaha. Karena tanpa adanya kedisiplinan dan dukungan penuh dari mereka, upaya yang dilakukan tidak akan maksimal.

Guna mewujudkan hal itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu memakai masker bila melakukan aktivitas di luar rumah. Selain itu mereka juga harus menerapkan jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun serta menjadikan perilaku kesehatan sebagai gaya hidup.

Kasus Positif Bertambah

Sementara itu, perkembangan kasus positif Covid-19, kembali menunjukkan pertambahan di DIY, yakni 6 kasus. Sehingga jumlah kasus positif di DIY menjadi 206 kasus yang dilaporkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19 DIY, Selasa (19/5). Sedangkan lima pasien positif mengalami kesembuhan sehingga jumlah kasus sembuh menjadi 95 kasus di DIY.

Juru Bicara (Jubir) Pemda DIY untuk penanganan virus Korona Berty Murtiningsih mengatakan, laporan hasil pemeriksaan laboratorium pada diperoleh hasil konfirmasi positif sebanyak 6 kasus, sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di DIY menjadi 206 kasus.

Penambahan kasus positif Covid-19 dengan riwayatnya adalah kasus 203 perempuan (11) warga Gunungkidul hasil kontak tracing kasus 136, kasus 204 laki laki (54) warga Gunungkidul merupakan klaster Jamaah Tablig Gunungkidul dan kasus 205 laki laki (55) warga Gunungkidul merupakan kluster Jamaah Tablig Gunungkidul.

“Kasus 206 laki laki (49) warga Gunungkidul merupakan klaster Jamaah Tablig Gunungkidul, kasus 207 perempuan (25) warga Bantul merupakan pengujung klaster Indogrosir dan kasus 208 laki laki (71) warga Sleman berhubungan dengan klaster gereja. Mayoritas kasus positif baru ini adalah dari klaster Jamaah Tablig Gunungkidul yang semuanya juga merupakan warga Gunungkidul,” kata Berty.

BERITA REKOMENDASI