Jurnalis Olahraga Yogyakarta Gelar Webinar, Terungkap Cerita Sedih PSIS Hingga PSS yang Pasrah

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Webinar bertajuk ‘Kompetisi, Antara Bisnis dan Kemanusiaan’ yang digelar Jurnalis Olahraga Yogyakarta, Sabtu (17/10/2020) berlangsung seru. Beberapa pembicara hadir dan menyampaikan pemaparan menarik seperti Yoyok Sukawi (CEO PSIS Semarang), Andy Wardhana (Direktur Keuangan PT Putra Sleman Sembada), Asep Saputra (Manajer Kompetisi PT Liga Indonesia Baru) dan Rahmad Darmawan (pelatih Madura United).

Yoyok Sukawi menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya sudah merugi hingga Rp 7,5 miliar karena kompetisi kembali ditunda. Renegosiasi kontrak, biaya mendatangkan pemain-pelatih lalu operasional klub sejak bulan Agustus termasuk juga persiapan awal sebelum pandemi membuat diakui sudah memakan banyak anggaran klub.

“Kalau dibilang ya sudah remuk redam, sudah sampai di pucuknya kerugian kami. Kalau dihitung per hari ini sudah Rp 7,5 miliar yakni Rp 4 miliar di tahap awal dan sisanya ketika memanggil kembali kemarin itu setelah libur lockdown. Ini dialami setiap klub, sama seperti yang terjadi pada kami di PSIS,” ungkap Yoyok menjawab pertanyaan moderator, Viola Kurniawati.

PSIS menurut Yoyok kini masih menunggu kepastian terkait berlanjutnya liga. Hanya saja, ia tetap yakin paling cepat liga akan bisa bergulir kembali selepas pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

BERITA REKOMENDASI