Kabar Gembira, Kinerja Ekspor DIY Cenderung Naik dan Membaik

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Kinerja ekspor DIY mencapai USD 44,9 juta per Agustus 2021. Nilai ekspor DIY di masa pandemi Covid-19 ini justru tumbuh atau naik dibandingkan nilai ekspor bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 31,2 juta. Capaian kumulatif perdagangan luar negeri DIY yang cenderung naik ini menjadi kabar yang menggembirakan di tengah pandemi.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanta mengatakan kinerja perdagangan luar negeri yang tetap tumbuh itu membuktikan DIY mampu melakukan tahapan pemulihan ekonomi dan memasuki tahap stabilisasi. Hal ini seiring dengan adanya percepatan vaksinasi Covid-19 dan dilonggarkan kebijakan pembatasan secara bertahap.

“Kinerja nilai ekspor DIY justru mengalami peningkatan signifikan sebesar USD 13,7 juta per Agustus 2021 dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu. Apabila nilai ekspor DIY mencapai USD 31,2 juta pada Agustus 2020 lalu, kali ini naik signifikan mencapai USD 44,9 juta. Yang mengembirakan dalam pandemi ini, nilai perdagangan luar negeri DIY cendurung naik,” tutur Aris Riyanta kepada KR di Yogyakarta, Selasa (7/9).

Aris menyampaikan capaian kinerja ekspor DIY yang bertumbuh positif ini disebabkan kenaikan permintaan negara tujuan ekspor. Negara tujuan ekspor di DIY yang utama yaitu Amerika Serikat (AS), Jepang, Korea Selatan, China dan Australia. Komoditi yang mengalami kenaikan cukup signifikan antara lain kerajinan kertas, peralatan medis, kerajinan kayu, papan kemas dan kerajinan anyaman

“Disperindag DIY menargetkan tidak hanya peningkatan nilai ekspor semata, tetapi sekaligus volume ekspor. Upaya tersebut dilakukan melalui diversifikasi produk dengan kreativitas/inovasi penciptaan produk yang baru maupun desainnya. Peningkatan kualitas dan kuantitas produk disertai legalitas maupun sertifikat,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI