KAI Pastikan Insiden ‘Sancaka’ Tak Terulang Lagi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Insiden tabrakan KA Sancaka dengan truk kontainer yang menewaskan masinis di kawasan Kabupaten Ngawi Jawa Timur beberapa hari lalu sangat mengagetkan masyarakat. Imbas kecelakaan tersebut sempat membuat rangkaian KA lain berputar arah lantaran evakuasi membutuhkan waktu cukup lama.

Kecelakaan yang terjadi di Sambirejo Mantingan Ngawi tersebut terjadi di perlintasan tak berpalang yang juga tidak ada penjaga. Hal tersebut pun menjadi perhatian PT KAI selaku otoritas pengelola kereta api.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya bakal memberi perhatian lebih pada perlintasan sebidang tak berpalang. Terlebih di masa angkutan Lebaran dimana jumlah perjalanan kereta bertambah, faktor keamanan menjadi hal yang paling dijaga oleh PT KAI.

“Kami beri perhatian perlintasan yang tak dijaga karena biasanya insiden terjadi di tempat yang seperti itu. Kendaraan melintas dan ngetrap, macet di rel. Kami perintahkan personil untuk bersiaga di perlintasan sebidang,” ungkap Edi saat melakukan inspeksi kesiapan angkutan Lebaran di Stasiun Yogyakarta Selasa (10/04/2018) malam.

PT KAI menurut Edi berusaha mengutamakan keselamatan dengan terus memetakan titik-titik rawan baik perlintasan tak berpalang pintu, ataupun longsor dan tanah ambles. “Kami siagakan personil di titik yang dianggap rawan, kami ingin pastikan kereta api zero accident,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan KA Sancaka tujuan Yogyakarta – Surabaya mengalami kecelakaan di Kabupaten Ngawi setelah menabrak truk kontainer yang akan melintas di perlintasan tak berpalang. Akibat insiden tersebut masinis kereta meninggal dunia sementara empat orang lainnya luka-luka. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI