KAI Siap Minta Kembali Kekancingan yang Dikuasai Pihak Lain

YOGYA (KRjogja.com) – PT KAI Daerah Operasional 6 Yogyakarta segera menginventarisir Sultan Ground (SG) yang dipinjamkan pihak Kraton Yogyakarta sejak puluhan tahun silam. Hal tersebut menyusul banyaknya tanah yang kini diambil alih oleh orang yang dianggap tak memiliki ijin.

Kepala Daop 6 Hendy Helmi kepada wartawan Rabu (7/12/2016) mengatakan saat ini pihaknya menilai tanah SG yang dipinjamkan pada KAI melalui surat kekancingan banyak yang telah berubah peruntukan. Menurut dia, tanah-tanah yang seharusnya menjadi hak kelola KAI kini banyak dikuasai orang lain tanpa adanya ijin terlebih dahulu.

"Kita inventaris datanya memang banyak, sampai arah Secang dan Magelang juga ada. Tapi memang banyak yang diserobot orang, jadi berubah fungsi sekarang," ungkapnya.

KAI menurut Hendy memiliki tanggungjawab pada Kraton sebagai pemberi kekancingan untuk menjaga aset jika sewaktu-waktu dipertanyakan kembali. "Kita kan dipinjami jadi mesti dijaga agar tak hilang," imbuhnya.

Untuk mendukung hal tersebut, KAI merencanakan akan menempuh jalur hukum pada pihak-pihak yang melakukan penyerobotan. Pihak-pihak tersebut diakui meminta ganti financial pada masyarakat untuk menggunakan lokasi yang sebenarnya bukan hak mereka.

"Kami berusaha ingatkan masyarakat agar tak percaya pada pihak-pihak tak berwenang yang memanfaatkan aset tersebut. Hal ini bisa dituntut secara pidana karena mereka tidak memiliki hak," pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI