Kanwil Ditjen Pajak DIY Kejar Target

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak DIY terus berupaya mengawal capaian target penerimaan pajak 2018 seoptimal mungkin hingga pengujung tahun ini. Kanwil Ditjen Pajak DIY sekaligus mengimbau seluruh Wajib Pajak (WP) di DIY agar segera melaksanakan kewajibannya sebelum tahun 2018 berakhir guna menghindari sanksi administrasi di bidang perpajakan.

Kepala Kanwil Ditjen Pajak DIY Dionysius Lucas Hendrawan mengatakan, penerimaan pajak sementara Kanwil Ditjen Pajak DIY mencapai Rp 4,7 triliun dari total target 2018 sebesar Rp 5,4 triliun atau baru tercapai 87,36 persen per 28 Desember 2018. Dengan capaian penerimaan pajak tersebut, pihaknya terus berusaha meraih sisanya hingga akhir tahun 2018.

Sedangkan untuk penerimaan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama seDIY yaitu KPP Pratama Yogyakarta 84,76 persen, KPP Pratama Sleman 86,73 persen KPP Pratama Wates 83,40 persen, KPP Pratama Bantul 89,72 dan KPP Pratama Wonosari 76,20 persen.

“Kami bersyukur penerimaan pajak di DIY 2018 ini lebih bagus dibandingkan tahun lalu. Dengan sisa waktu yang ada sebelum pergantian tahun, kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan dan terus meningkatkan realisasi penerimaan pajak di DIY yang setidaknya bisa menembus angka 90 persen atau di Rp 5 triliun pada 2018 ini,” kata Lucas.

Lucas menekankan agar KPP Pratama di DIY bisa memfokuskan dan pembayaran belanja modal dan belanja barang yang dilakukan bendahara pemerintah baik dari APBN maupun dari APBD. Bendahara pemerintah diharapkan segera melakukan pembayaran sebelum pergantian tahun ini. Sebab pola yang rutin terjadi, biasanya bendahara pemerintah baru melakukan pembayarannya sangat mepet mendekati akhir tahun.

“Untuk menghindari sanksi perpajakan, pemotongan dan pemungutan pajak atas transaksi tersebut dapat segera disetorkan ke kas negara. Kami harapkan bank/pos persepsi membuka layanan penyetoran penerimaan negara minimal sampai pukul 17.00 waktu setempat pada 31 Desember 2018,” terangnya.

Lucas menambahkan, kontribusi realisasi penerimaan pajak DIY sebesar Rp 4,7 triliun tersebut disumbang PPh Nonmigas sebesar Rp 2,7 triliun, PPN dan PPnBM sebesar Rp 1,8 triliun serta Pajak lainnya Rp 76 miliar. (Ira)

BERITA REKOMENDASI