Karya Seni Wayang akan Menghiasi Bandara YIA

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Menyambut Hari Wayang Se-dunia 6 Nopember 2021, akan digelar seratusan karya senirupa wayang di Bandara YIA Kulonprogo Yogyakarta. Pameran yang akan diikuti para seniman yang istiqomah melukus dan membuat karya tiga dimensi wayang dengan segala ceritanya yang dihelat oleh DINI Art production dan Angkasa Pura 1 Yogyakarta dan mengangkat thema KITA ADALAH WAYANG direncanakan digelar 16 Oktober – 14 Nopember 2021.

Pesertanya antara lain P Herjaka, Agus Nuryanto, Ki lutfi Caritogomo, V Rommy Iskandar, Irawan Hadi, Suranto ipong, Chryshnanda DL, Ledek Sukadi,Slamet Riadi,Wasis Subroto.bimo, Iskandar SY,Nugroho Hohok, Rudy Prasetyo, Edimaesar,Bernard wayang,Eko mbendol, Tales Suparman, Agus Syahri, Mahmudi Menurut Agus Pandu Purnama GM Angkasa Pura 1 Yogyakarta, Bandara YIA sangat menghargai budaya dan kesenian adiluhung bangsa, utamanya wayang dan cerita kisah kisah menarik nya.

“Kami mendukung penuh pameran Katya senirupa wayang dan cerita dinaikkkan dan dipamerkan di bandara terbaik ini, dalam rangka mengedukasi masyarakat pemakai moda transportasi udara utk lebih memahami.kisah pewayangan,” kata pemilik bintang satu di TNI AU ini.

Sementara menurut Direktur DINI Art production, seratusan lebih cerita cerita pewayangan dengan aegala kisahnya sengaja akan menghiasi lorong keberangkatan YIA sebagai bentuk pameran kreatif. “Bayangkan puluhan ribu orang akan melihat,mengapresiasi dan bahkan mengeleksi karya karya senirupa yg menceitakan keagungan sejarah dan prediksi masa depan kehidupan,” kata Taufik Ridwan.

Bernard Wayang pelukis wayang asal Panggang Gunungkidul merasa bersyukur wayang sengan segala ceritanya akan naik kelas tampil di Bandara. “Seni rupa yg kami tampil kan,pasti dapat menjadi pembelajar terbaik saat dipajang di rumah atau perkantoran karena cerita wayang itu abadi,” kata Bernard.

Wayang yang akan menampilkan banyak keunikan wayang kuno maupun kekinian. Tidak ubahnya dengan V Rommy Iskandar, dia akan tampilkan cerita wayang yg memberi nilai edukasi dan kritik,khususnya kepada penguasa. “Wayang itu ceritanya fleksibel,bisa menjadi pengingat siapapun untuk bisa menjadi orang terhormat dan bijak,” kata Rommy.

Pameran akan dilengkapi dengan acara seminar dan dialog aserta melukis bersama saat peringatan hari wayang. (*)

BERITA REKOMENDASI