Kasus Covid-19 Tinggi, Tak Pengaruhi Penumpang Bandara

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tingginya kasus positif Covid-19 di DIY dalam beberapa hari terakhir tidak berimbas pada animo penumpang di Yogyakarta International Airport (YIA) maupun Bandara Adisutjipto. Penumpang terus naik terhitung sejak dihapusnya aturan peniadaan mudik.

Dalam sehari, rata-rata ada 5.000 penumpang yang melalui YIA. Di akhir pekan penumpang bisa mencapai di angka 8.000. Sedangkan di Bandara Adisutjipto dari empat penerbangan, semuanya selalu penuh.

“Sejauh ini tidak ada pengaruh dengan naiknya kasus positif, baik di DIY maupun secara nasional. Karena saat ini masyarakat yang mau naik pesawat harus melampirkan dokumen bebas Covid-19. Termasuk pelayanan di bandara juga sangat menerapkan protokol kesehatan,” ujar Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager Bandara YIA dan GM Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, Kamis (17/06/2021).

Aturan calon penumpang harus bebas Covid-19 betul-betul dilaksanakan di bandara. Jika calon penumpang kedapatan positif, untuk masuk lingkungan bandara saja sudah dilarang. Pengelola bandara juga tidak memberlakukan tambahan persyaratan bagi calon penumpang. Cukup melampirkan hasil tes GeNose, swab antigen maupun PCR.

“Untuk ke Pontianak wajib melampirkan hasil PCR. Ini sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat. Sedangkan ke Bali yang sebelumnya wajib melampirkan PCR, sekarang sudah bisa swab antigen maupun GeNose,” jelasnya.

Di YIA ada ada 19 rute penerbangan di seluruh Indonesia dan 50 persen menuju Jakarta. Baik melalui Bandara Halim Perdanakusuma maupun Soekarno-Hatta. Sedangkan di Bandara Adisutjipto ada empat penerbangan. Tiga rute Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma dan sekali ke Surabaya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI