Kasus Covid Meninggal Dunia Masih Tinggi, Jangan Takut Vaksin!

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Kasus harian Covid-19 DIY, Sabtu (7/8/2021) masih berada pada angka 1.387 dengan kesembuhan hampir dua kali lipat yakni 2.116 orang. Tren positif kasus kesembuhan tersebut sayangnya masih diikuti data banyaknya pasien yang meninggal dunia, yakni 83 orang.

Juru bicara Satgas Covid-19 DIY bidang kesehatan, Berty Murtiningsih menyebutkan banyaknya kasus kematian sejak beberapa hari terakhir didominasi oleh pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Para pasien disebutkan meninggal karena memiliki komorbid dan mayoritas berusia lanjut.

“Kasus meninggal dunia banyak di rumah sakit, sementara yang sembuh banyak isolasi mandiri (isoman). Jumlah kasus meninggal ini mayoritas usia 61-70 tahun (912), 51-60 tahun (853) dan di atas 70 tahun (656),” ungkap Berty menjawab pertanyaan wartawan.

Per Sabtu hari ini, jumlah kasus positif aktif di DIY sendiri berdasar data Dinas Kesehatan DIY berjumlah 36.999 orang. Rata-rata recovery 68,21 persen sementara fatality rate 2,99 persen.

Tingkat keterisian ruang perawatan rumah sakit rujukan pun mengalami penurunan. Untuk tempat tidur kritikal terisi 228 dari 318 (71,69 persen) dan non kritikal terisi 1.164 dari total 1.462 (79,62 persen).

Sementara Pakar Imunisasi, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH. DSc menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan stok vaksin di dunia semakin terbatas. Selain itu, mutasi virus COVID-19 yang menghadirkan beragam varian baru juga semakin berbahaya untuk masyarakat. Oleh karena itu, dia mengajak
masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.

“Semakin ganas virus melalui varian-variannya, maka pemerintah akan lebih mudah mengalahkannya dengan menggunakan vaksin dari berbagai platform, misalnya Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna dan Pfizer,” ujar dr. Jane.

Menyadari hal itu, lanjutnya, sudah semakin banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi. Dia menjelaskan tren positif ini sangat perlu dipertahankan karena berdasarkan data, COVID-19 akan memberi dampak lebih mematikan kepada pasien yang belum menerima vaksinasi.

“Data menunjukkan bahwa kasus yang sakit dan meninggal sebagian besar dari yang belum divaksinasi,” tegas Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Netherland ini.

Sebelumnya, Badan POM memberikan persetujuan penggunaan pada masa darurat kepada enam jenis vaksin COVID-19, yaitu CoronaVac, Vaksin COVID-19 (produksi Bio Farma – Sinovac), AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, dan Comirnaty (Pfizer). Sebelum didistribusikan dan digunakan, Badan POM melakukan pengawalan mutu melalui sampling dan pengujian di Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan dalam rangka lot release. (Fxh/Git)

 

BERITA REKOMENDASI