Kasus Naik, Satgas Kalurahan Perlu Tingkatkan Pengawasan

YOGYA, KRJOGJA.com – Kenaikan kasus Covid-19 di DIY yang cukup signifikan membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat. Tentunya semua itu akan bisa dilakukan dengan baik jika ada dukungan dari semua pihak termasuk Satgas Covid-19 di tingkat kalurahan. Karena mayoritas pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Untuk itu Satgas Covid-19 di kalurahan memiliki peran penting, salah satunya mengecek atau mengawasi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isoman.

“Kami minta Satgas Covid-19 di Kalurahan perlu mengecek atau mengawasi pasien yang Isoman rumahnya memenuhi persyaratan enggak. Kalau tidak memenuhi persyaratan sebaiknya mereka ke Isoter. Karena jika tidak memenuhi syarat tapi mereka memaksakan diri bisa berbahaya bisa menambah kasus,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, beberapa waktu lalu.

Baskara Aji mengungkapkan, sebetulnya terkait pengaktifan kembali Satgas Covid-19 tingkat desa/kelurahan sudah dilakukan. Hanya saja, perlu adanya koordinasi lebih intensif antara pemerintah DIY dengan Kabupaten/Kota untuk memberikan layanan terbaik. Termasuk memastikan kesiapan dari sisi perangkat pendukung, Isoter, oksigen, obat-obatan sampai dengan Nakes.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Biro Umum, Humas dan Protokol (UHP) Setda DIY Ditya Nanaryo Aji melaporkan kasus konfirmasi positif harian Covid-19 di DIY bertambah 610 kasus sehingga total 160.974 kasus pada Jumat (11/2/2022). Rerata kasus positif harian mencapai 6,24 persen dengan jumlah kasus aktif mencapai 3.608 kasus.

“Kasus Covid-19 trennya mulai naik lagi di DIY. Riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 yang baru tersebut 329 kasus berasal dari tracing kontak kasus positif dan 281 kasus periksa mandiri,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI