Kasus Penembakan ‘Teroris Kaliurang’, Polda DIY Akan Beri Pendampingan Warga

YOGYA, KRJOGJA.com – Polda DIY bakal melakukan pendampingan psikolog kepada sejumlah warga yang mengalami trauma saat Densus 88 melumpuhkan terduga teroris di Jalan Kaliurang. Kebijakan ini diambil untuk membantu pemulihan psikis, khususnya warga yang sempat disekap terduga teroris di dekat rumahnya.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto kepada awak media Senin. Yuliyanto mengatakan, Polda DIY membentuk tim untuk melakukan pendampingan psikolog. Pihaknya memetakan, berapa warga yang membutuhkan pendampingan khusus dari psikolog. "Psikolog akan melakukan survei terlebih dahulu mengenai apa yang diperlukan warga," urai Yuliyanto, Senin (16/7/2018) malam.

Baca Juga: 3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Yogya Ternyata Jaringan JAK

Tim psikolog bisa membantu menghilangkan rasa trauma warga agar mereka bisa beraktivitas seperti sedia kala. Pendampingan ini khususnya ditujukan bagi Sulis Khusnul Qotimah (35) yang menjadi korban penyanderaan salah satu terduga teroris serta dua penghuni kos Emalinda Putri dan Esti, dua warga yang diselamatkan Tim Densus dari area penyergapan.

Baca Juga: Warga Kalasan Ketakutan, Ada Apa?

Tiga jenazah terduga teroris yang dilumpuhkan Densus 88 hingga kemarin masih berada di rumah sakit Bhayangkara dan belum diambil pihak keluarga. Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Polda DIY Kompol dr Theresia Lindawati mengungkapkan,  ketiga jenazah terduga teroris dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY usai ditembak Densus 88 Sabtu lalu. (R-2)

 

BERITA REKOMENDASI