Kasus Positif Corona di Kota Yogyakarta Mulai Stabil

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dalam beberapa minggu terakhir kasus positif cenderung stabil dan belum ditemukan penularan dari luar klaster yang tengah dikendalikan. Di samping melakukan rapid test acak, Pemkot Yogyakarta kini juga memperluas tracking dari klaster penjual ikan.

Jika sebelumnya penelusuran hanya dilakukan bagi pedagang ikan di Pasar Kranggan, Beringharjo Timur dan Demangan, kini menyasar sejumlah pasar lainnya. Terutama pedagang ikan yang pernah bersinggungan dengan suplier dari Gunungkidul maupun Semarang yang terkonfirmasi positif Corona.

“Kami belum mendapat informasi kaitannya hasil tracing apakah ada yang reaktif atau tidak. Fokus kami, begitu ada informasi dari suplier yang positif itu pernah berhubungan ke pasar mana saja, langsung kami tracing,” urainya.

Sementara itu, pemerintah baik pusat maupun daerah terus melakukan berbagai cara untuk mengoptimalkan penanganan Covid19. Salah satu caranya pemerintah pusat akan mengintegrasikan berbagai data terkait Covid-19 ke dalam satu aplikasi.

Dengan adanya integrasi tersebut diharapkan bisa menghasilkan data terpadu yang dapat dijadikan rujukan untuk mengambil kebijakan terkait penanggulangan Covid-19. Sehingga kebijakan yang diambil bisa benar-benar tepat.

“Sesuai dengan arahan Presiden RI yang berkaitan dengan penanganan data. Pemerintah pusat menghendaki supaya ada data tunggal (big data), nanti rencananya akan menggunakan satu aplikasi pendataan. Nanti aplikasi itu disediakan oleh BNPB. Tadi sudah berkoordinasi dengan Diskominfo DIY supaya aplikasi yang ada bisa diintegrasikan dengan data yang ada di Jakarta,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji di Kompleks Kepatihan. (Dhi/Ria/Ira/Awh/Bro)

BERITA REKOMENDASI