Kasus Saling Tular Meninggi, Wirogunan Vaksin 205 Narapidana

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) DIY mencatat penularan virus Covid-19 meningkat sejak Juni lalu di sembilan Unit Pelaksana Terpadu (UPT) lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di wilayah DIY. Kini, berkejaran dengan waktu, warga binaan menjalani vaksinasi sebagai upaya meminimalisir penularan virus tersebut.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan saat ini total warga binaan di DIY berada pada angka 1800-an orang tersebar di sembilan UPT. Tercatat pula, sudah hampir 800 narapidana yang menjadi penyintas Covid-19 yang mana angkanya mulai tinggi sejak Juni 2021 lalu.

“Sejak Maret-Desember 2020 lalu Januari hingga Mei 2021 itu kami zero penularan. Kalau ada itu hanya petugas saja yang kena. Tapi memang sejak Juni, ada varian delta menyebar maka mulai terjadi penularan,” ungkapnya di sela vaksinasi, Kamis (05/08/2021).

Di sisi lain, Kemenkumham DIY berupaya terus mendorong vaksinasi untuk warga binaan yang masih belum terpapar dan tak memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Hingga awal Agustus ini, terdata hampir 1.000 warga binaan menjalani vaksinasi dosis pertama.

“Hari ini di Wirogunan, ada 205 warga binaan yang kita vaksin plus 77 warga sekitar dan keluarga petugas. Sampai saat ini total sekitar seribu warga binaan sudah menjalani vaksinasi. Kami berupaya keras agar tidak terjadi penularan di dalam lapas,” sambung dia.

Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Budi Argap Situngkir, menambahkan, vaksinasi kali ini merupakan kerjasama pihaknya bersama BUMN melalui program CSR. Ia berharap, vaksinasi mempercepat herd immunity di dalam lapas sehingga kasus penularan Covid bisa diminimalisir.

“Vaksinasi ini sangat penting, kami mendapat stok Sinovac sebanyak 400 dosis. Kami begitu antusias karena kita berupaya meningkatkan imunitas di dalam lapas. Kami tidak ingin lapas menjadi klaster penularan,” tegasnya.

Sementara, Kepala Lapas Kelas II A Yogyakarta, Arimin mengungkap pihaknya berupaya membangun kesehatan warga binaan dengan menambah program olahraga dan berjemur setiap harinya. Pun demikian, apabila ada warga binaan terindikasi terpapar, lapas menyediakan ruang untuk isolasi mandiri dengan pendampingan tenaga kesehatan dari internal. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI