‘Kawal Indonesia’ Teguhkan Komitmen Bantu Pemkot Yogya

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Momentum HUT ke-265 Kota Yogyakarta dijadikan oleh persekutuan wanita ‘Kawal Indonesia’ untuk semakin meneguhkan komitmennya dalam membantu Pemerintah Kota Yogyakarta menangani pandemi Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan oleh ibu-ibu Kawal Indonesia di Yogyakarta dalam membantu memutus rantai penularan covid, seperti membagikan masker secara gratis dan mengkampanyekan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan.

Ketua DPP Kawal Indonesia Ps Sarlin Mataheru MTh mengatakan, upaya membantu pemerintah dalam penanganan covid, dilakukan oleh Kawal Indonesia di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dengan terus menurunnya angka kasus covid, diharapkan status PPKM di daerah juga ikut turun. Sehingga perekonomian di daerah kembali bangkit. “Kami Kawal Indonesia mengucapkan HUT ke-265 Kota Yogyakarta, dan akan terus ikut membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca covid,” terang Sarlin yang juga seorang pemerhati keluarga didampingi GM The Manohara Hotel, Andreas Iman Kurniawan di The Manohara Hotel Yogyakarta, Kamis (7/10/2021).

Sarlin mengakui, bahwa kebijakan pembatasan-pembatasan yang diterapkan selama PPKM untuk memutus rantai penularan covid, dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat di banyak sektor. Tak hanya dirasakan oleh pelaku ekonomi karena penurunan omset, namun juga kalangan ibu-ibu yang kesulitan mencari kebutuhan sehari-hari karena toko-toko dibatasi jam operasionalnya. “Kita semua berharap status PPKM terus turun dan ekonomi segera pulih. Hal itu bisa terwujud jika semua pihak, masyarakat, pemerintah, pelaku bisnis disiplin protokol kesehatan, diimbangi percepatan vaksinasi,” katanya.

GM The Manohara Hotel, Andreas Iman Kurniawan mengakui, pembatasan-pembatasan yang diberlakukan selama PPKM sangat mempengaruhi jumlah kunjungan tamu hotel. Namun seiring penurunan kasus covid di DIY yang diikuti penurunan status PPKM menjadi level 3, tingkat hunian hotel berangsur-angsur naik. Andreas juga berharap status PPKM di DIY terus turun, sehingga aktivitas masyarakat lebih dilonggarkan. “Semoga status PPKM terus turun, jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan pariwisata di Yogyakarta segera bangkit kembali,” katanya. (Dev)

 

 

BERITA REKOMENDASI