Kawasan Sungai Gajah Wong Dikembangkan Jadi Spot Wisata

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan menata Kawasan Sungai Gajah Wong sebagai kawasan wisata mulai tahun ini. Pemkot Yogyakarta sedang mengupayakan pemberdayaan wisata di Kawasan Sungai Gajah Wong yang dinilai mampu menjadi kawasan pariwisata strategis dan akan dibangun ekowisata atau ecotourism, yaitu Giwangan Ecotourism.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau kawasan Sungai Gajah Wong sampai Bendung Mrican, kemudian ada pengembangan kawasan strategis penyangga kawasan wisata. Hal ini diperkuat dengan kelompok-kelompok yang ada di sana seperti di Bendung Mrican dengan budi daya Nila, Dermaga Cinta dengan perahunya dan sebagainya.

“Kita akan kembangkan Sungai Gajah Wong untuk menjadi sebuah kawasan strategis untuk pengembangan kawasan selatan menjadi kawasan wisata berupa Giwangan Ecotourism. Di samping itu, Sungai Gajah Wong rencananya akan dijadikan sebagai tempat wisata yang memiliki berbagai wahana di dalamnya, seperti flying fox, sepeda air dan wahana susur sungai menggunakan perahu,” tutur Heroe.

Baca juga :

Hiu Paus Mati Terdampar di Pantai Congot
2.466 Warga Kota Yogya Ditargetkan Entas dari Kemiskinan

Heroe menjelaskan guna mendukung adanya tempat wisata ini, Pemkot Yogyakarta akan menyiapkan lahan parkir yang dibuat khusus untuk pengunjung tempat wisata Sungai Gajah Wong. Selain itu, untuk mendukung ekonomi warga, pihaknya juga akan mengembangkan kuliner dan kampung wisata sekitar seperti kampung sayur dan kampung buah.

“Sesuai arahan Gubernur DIY yang meminta semua kelompok dapat bersinergi dalam pengelolaan lokasi wisata ini. Hal tersebut bertujuan agar pengelolaan dapat dilakukan secara maksimal,” tambahnya.

Gubernur DIY berharap rencana Pemkot Yogyakarta tersebut untuk mengembangkan kawasan Sungai Gajah Wong dapat direalisasikan tepat waktu. Pengembangan lokasi wisata ini harus mampu meningkatkan daya tarik wisata DIY dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kita diminta Pak Gubernur untuk secepatnya membuat tahapan dimulainya kapan dan tahapan dalam pengelolaan. Diharapkan tahun ini selesai,” tandas Heroe.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Budi Wibowo menyampaikan pengembangan kawasan Sungai Gajah Wong itu merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Sumbu Filosofi dengan delinasi. Kawasan Gajah Wong tersebut harus dibenahi sesuai dengan konsep 3 M yaitu Mundur, Munggah, dan Madhep Kali.

“Kami akan membantu Pemkot Yogyakarta dalam penataan kawasan tersebut, baik penataan fasad bangunan, pedestrian dan lain-lain agar kejogjaannya tidak hilang. Yang dimaksud kejogjaan ini seperti fasad bangunan harus bernuansa Yogya dan sebagainya,” pungkas Budi. (Ira)

BERITA TERKAIT