Kebijakan Integrasi Nomer Induk Siswa Perlu Sosialisasi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kebijakan pemerintah untuk mengintegrasikan Nomer Induk Siswa Nasional (NISN) ke dalam Nomer Induk Kependudukan disatu sisi merupakan ide yang baik. Karena dimungkinkan untuk dapat menjadi memiliki fungsi ganda yaitu pertama, mendeteksi potensi Angka Partisipasi Sekolah siswa berbasis penduduk dalam hal ini orangtua. Kedua menguatkan suksesnya wajib belajar 12 tahun di suatu daerah.

Meski begitu hal yang perlu diperhitungkan adalah kemungkinan terjadinya ketidakakuratan dalam proses integrasi tersebut dikarenakan sistem input data yang belum dipahami oleh masyarakat dan sekolah. “Beberapa kasus yang sering terjadi dalam proses pengisian NISN sekarang ini adalah terjadinya data ganda ataupun tidak terisinya NISN pada sistem dapodik sekolah. Jangan sampai integrasi yang berfungsi menjadikan lengkapnya data siswa justru nantinya menimbulkan kesulitan administrasi di sekolah,” kata Kepala SMAN 8 Yogyakarta, Rudy Prakanto MEng di Yogyakarta.

Menurut Rudy, kebijakan yang baru perlu untuk disosialisasikan dan disimulasikan serta dikawal dengan regulasi yang pasti, sehingga tidak akan terkesan coba coba. “Seandainya kebijakan ini akan segera diterapkan, saya berharap segera dilakukan sosialisasi ke sekolah. Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan adanya kebingungan di kalangan sekolah atau guru bisa diminimalisir,” ungkap Rudy.

Terpisah Waka Humas SMPN 4 Yogyakarta Padmi Haryanti SPd menjelaskan, sekolah baru sebatas diberitahu kalau nantinya NISN akan diganti dengan NIK. Tetapi belum ada penjelasan lebih jauh besok bentuknya seperti apa.

Padmi Haryanti menyatakan belum bisa berkomentar banyak. “Sebaiknya aturan itu diberlakukan mulai kelas 7 supaya tidak terlalu merepotkan. Siswa baru dengan ketentuan baru. Kalau langsung diberlakukan untuk semua kelas dan mendadak akan merepotkan,” terang Padmi.

Soal adanya kemungkinan siswa yang belum mempunyai NIK. Menurut Padmi, semua berpulang kepada masyarakat. Kalau mereka sadar untuk mengurus KTP elektronik, kartu keluarga elektronik, semua anggota keluarga mempunyai NIK. (Ria/War)

BERITA REKOMENDASI