Kecantikan Kini jadi Kebutuhan Hidup

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Zaman milenial seolah mewajibkan seseorang tampil dengan memperhatikan fisiknya. Tidak dipungkiri, menjamurnya klinik kecantikan yang menawarkan jasa perawatan membuat seseorang lebih percaya diri membuat masyarakat metroseksual menjadikannya kebutuhan wajib.

Namun sayangnya tak semua klinik kecantikan benar-benar ditangani secara profesional,  apalagi dibawah pengawasan dokter. Karena iming-iming harga murah serta program yang ditawarkan, tak jarang seseorang tergiur untuk memperoleh kecantikan secara instan namun mengabaikan sisi kesehatan.

Dokter kecantikan lulusan Fakultas Kedokteran UGM, dr Gadis Frinawati MPH mengatakan tidak semua tindakan boleh dilakukan oleh seorang ahli kecantikan. Ada beberapa tindakan tidak boleh dilakukan oleh ahli kecantikan dan hanya bisa dikerjakan oleh seorang dokter.

Dokter berparas cantik ini menyontohkan sulam alis maupun bibir, kedua hal tersebut boleh dilakukan oleh seorang ahli kecantikan. Namun tetap, sebelum melakukan tindakan tersebut, harus berkonsultasi dengan dokter.

"Kali ini saya menganggap estetika bukan hanya milik cewek, tapi cowok juga. Karena pada jaman milenial semua harus cakep, harus wangi, harus pinter, jadi itu kombinasi yang bagus banget," katanya.

dr Gadis juga menyampaikan, era modern seperti sekarang ini menuntut seseorang untuk tampil sempurna di mana pun berada. Sebelum seseorang memutuskan mengambil tindakan mengubah penampilan, hendaknya harus melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Selain itu, dr Gadis juga berpesan agar memilih klinik kecantikan yang terpercaya dan dibawah pengawasan dokter. dr Gadis menjelaskan bahayanya jika seseorang sembarang melakukan perawatan karena banyak sekali kejadian dan kasus bukan dokter yang mengaku dokter.

Karena itu dr Gadis akan mengadakan exhibition sulam alis dan permanent makeup dibawah management Ali Tatto sulam dan face and body treatment invasive n non invansive dibawah management Sabrina Beauty Care di lower ground Hartono Mall Yogyakarta pada 22-28 Oktober 2018 mendatang. "Kita akan melakukan demo untuk sulam alis ato bibir dan face treatment agar masyarakat luas dapat mengetahui treatment yang aman," katanya. (Van)

BERITA REKOMENDASI