Kejati DIY Akui Jaksa Fungsional Diamankan KPK

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY memberikan klarifikasi terhadap oknum jaksa fungsional yang diduga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Informasi yang dihimpun, OTT KPK terhadap oknum jaksa Kejari Yogyakarta dan pejabat Pemkot Yogyakarta itu dilakukan di wilayah Solo, Senin (20/08/2019).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, Ninik Rahma DH SH MH membenarkan oknum jaksa yang terjaring OTT tersebut merupakan seorang jaksa fungsional Kejari DIY. "Bahwa memang benar kemarin pada hari telah terjadi dari anggota kami diamankan oleh KPK dalam OTT," kata Ninik saat memberikan informasi dan klarifikasi di gedung Kejati DIY, Selasa (20/08/2019).

Menurutnya, oknum jaksa tersebut yang berinisial ES pada hari Senin kemarin diketahui tidak ada di kantor Kejati DIY. Yang bersangkutan meminta izin dengan alasan menemani anaknya yang sedang sakit di Solo, Jawa Tengah.

"Ini tidak menyangkut masalah tugas Kejati DIY, karena perbuatannya ini tidak diketahui oleh pimpinan. Jadi dengan alasan tersebut, yang bersangkutan melakukan tindakan yang sifatnya pribadi," ucap Ninik.

Sementara itu, pihak Kejati DIY mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Pada kesempatan ini, Kejati DIY memohon maaf kepada masyatakat yang telah terganggu kenyamanannya.

Ninik menegaskan bahwa kasus ini adalah perbuatan oknum pribadi. "Ini murni perbuatan yang bersangkutan, tidak ada kaitanya dengan kejaksaan," tegasnya.

Untuk kronologis dan perkembangan, pihaknya masih menunggu pendalaman kasus tersebut. "Belum bisa memberi informasi secara gamblang karena masih dalam pendalaman. Tindakan yang akan dilakukan untuk jaksa tersebut, kita lihat dulu kasusnya seperti apa karena kejadiannya baru kemarin. Kita tunggu dulu," imbuhnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI