Kelola Wisata Kali Opak, Mahasiswa Akakom Bikin Aplikasi ‘Simpel Dawis’

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Melihat potensi wisata dengan pengelolaan masih manual, beberapa mahasiswa STMIK Akakom tergerak membuatkan aplikasi diberi nama Sistem Informasi Pengelolaan Potensi Wisata (Simpel Dawis). Potensi wisata di Dusun Dalem, Tamanmartani Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman.

"Kami terus terang ingin berbuat sesuatu dengan disiplin ilmu yang kami pelajari," ujar Dikdik Maulana, pimpinan tim di kampus STMIK Akakom, Karangjambe, Banguntapan Bantul, Selasa (09/07/2019). Disebutkan Dikdik, tim beranggotakan Putri Mawardani, Ahmad Maulana Nugroho, Endra Ferdianto, Isti Yudawati.

Dijelaskan Dikdik Maulana dan Putri Mawardani, aplikasi Simpel Dawis bertujuan untuk mempermudah pengelolaan dan pendokumentasian. Aplikasi ini berbasis website dan mobile. "Aplikasi website dapat menjadi media informasi bagi masyarakat umum dan mampu meningkatkan efektivitas pengunjung dalam pendaftaran outbond,," ujarnya. Putri Mawardani menjelaskan, aplikasi mobile digunakan untuk pengelola jalannya kegiatan-kegiatan di Wisata Kali Opak Tujuh Bulan dan media informasi mengenai Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang berjalan di Wisata Kali Opak Tujuh Bulan.

Apa yang dilakukan Dikdik Dkk, ternyata informasinya sampai ke para dosen, akhirnya diminta dibuat proposal dan diikutsertakan ke Progran Kreatvitas Mahasiswa (PKM) bidang kegiatan Teknologi. Proposal itu lolos di Kemenristek Dikti tahun 2019.

Edi Iskandar MCs, Dra Hj Syamsu Windarti MT Apt, keduanya Kepala Bagian Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan STMIK Akakom mendukung upaya mahasiswa yang kreatif untuk kepentingan mahasiswa dan kewirausahaan. Demikian juga Ariesta Damayanti SKom MCs (Kepala Bagian Humas dan Kerjasama STMIK Akakom) juga mendukungnya. Apalagi Yogyakarta terus mengembangkan Smart City, wisata menjadi salah satu andalannya.

"Potensi wisata dengan sentuhan teknologi informasi pasti mampu melakukan loncatan kreativitas, serta punya dampak pada kesejahteraan masyarakat," kata Edi Iskandar.

Ditegaskan Syamsu Windarti, wisata Kali Opak yang berada di utara Candi Prambanan ini termasuk khas, baru dan unik. Mahasiswa dan para dosen sudah merasakan itu. Potensi wisata yang mengandalkan tempat outbond, kuliner, wisata menata batu, suasana masih alami dan khas pedesaan.

PKM Teknologi ini didampingi dosen pembimbing Erna Hadiati Pujiarini SSi MSi. Dikdik Maulana menambahkan, program ini mendapat hibah Kemenristek Dikti senilai Rp 6.525.000. Agar aplikasi Simpel Dawis berjalan lancar, Dikdik Dkk memberi pelatihan aplikasi SimpeL Dawis pengelola Wisata Kali Opak Tujuh Bulan. (Jay)

 

 

BERITA REKOMENDASI