Kelompok Tani JN Raup Keuntungan Berkat Budidaya Jangkrik

Editor: KRjogja/Gus

JANGKRIK NUSANTARA, kelompok tani budidaya jangkrik alam di Ngluwing Krikil Pendoworejo Girimulyo Kulonprogo ini merupakan salah satu debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BPD DIY yang sukses mengembangkan usahanya tidak hanya dari segi kapasitas produksi, bahkan hingga kreasi dan diversifikasi produk camilan makanan sehingga tetap mempunyai nilai jual tinggi. Selain itu, kelompok tani JN ini berhasil memberdayakan warga setempat khususnya di masa pandemi Covid-19.

Jangkrik yang biasa dijadikan makanan burung tersebut, diolah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Wanita Mandiri Dusun Ngluwing Krikil Pendoworejo Girimulyo Kulonprogo menjadi keripik yang diberi nama Crispy Jangkrik. Camilan unik nan sehat yang kaya nutrisi dan berprotein tinggi ini pun kini menjadi salah satu ikon makanan khas dari Kulonprogo yang disukai masyarakat dengan rasa gurihnya maupun nutrisinya.

Pelopor sekaligus penggerak dan marketing kelompok tani JN Sukrismas Triwisono yang disapa Kris ini merupakan inisiator yang mengajak 19 Kepala Keluarga (KK) di tingkat RT dusunnya menerjuni usaha budidaya jangkrik alam ini setelah memutuskan pindah dari Jakarta ke Kulonprogo pada 2016 lalu. Berbekal pengalamannya di bidang pemasaran inilah, Kris terlebih dulu mencoba menghubungi relasi-relasinya yang memang sudah siap menjadi pasar jika dirinya mengembangkan ternak budidaya jangkrik alam tersebut.

“Akhirnya saya optimis membudidayakan jangkrik alam. Setelah setahun berjalan, rupanya pesanan banyak sekali dan produksi saya tidak mencukupi sebab saya harus buat kandang lagi dan dananya tidak sedikit. Karena bank yang terdekat adalah Bank BPD DIY, saya memberanikan diri untuk kesana mencari tambahan modal pengembangan kandang budidaya jangkrik alam,” tuturnya.

Kris mengaku usahanya ini awalnya banyak dipandang sebelah mata oleh warga sekitar pada waktu itu, namun berkat keberhasilan budidaya jangkrik ini, wargaantusias ingin bergabung. Setelah berkonsultasi, Kris akhirnya membentuk manajemen kelompok sehingga lahirlah kelompok tani Jangkrik Nusantara yang sebelumnya bernama Jangkring Ngluwing, baru mengatur amunisi guna mencari permodalan hingga akhirnya memilih mengajukan pinjaman KUR Bank BPD DIY yang cair sebesar Rp 20 juta dengan jangka waktu pinjaman 2,5 tahun sekitar tahun 2019 lalu.

“Pinjaman permodalan KUR Bank BPD DIY untuk pembuatan kandang baru berupa kotak atau box tempat budidaya pengembangan jangkrik sehingga yang tadinya hanya memiliki satu kadang menjadi dua kandang,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI