Keluarga Faktor Penting dalam Perang Melawan Narkoba

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementerian Sosial (Kemensos) melauncing secara online LKS Napza, Jumat (26/6/2020) hari ini bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Beberapa hal dibahas menyeluruh termasuk upaya penanganan masalah narkoba, penguatan penanganan berbasis family care atau berbasis keluarga.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos) Kemensos, Harry Hikmat mengatakan keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam upaya rehabilitasi dan pencegahan penggunaan narkoba. Menurut Harry, usai menjalani tahap rehabilitasi di panti korban penyalahguna narkoba akan kembali ke keluarga.

“Kalau keluarga tidak bisa menerima atau malah mengucilkan, ini akan berbahaya. Mereka (pengguna narkoba) akan rentan untuk kembali terpapar,” ungkapnya.

Harry mengakui, narkoba sudah menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian secara holistik, di mana dampak narkoba selain merusak individu, akan bisa menghancurkan karakter warga negara.

“Apalagi peredarannya saat ini sudah menyasar sampai ke anak sekolah dasar dalam bentuk makanan sejenis permen. Kemensos tidak bisa sendiri, butuh kerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan lembaga sejenis yang perduli dengan masalah narkoba, terutama juga dukungan kuat keluarga,” tandas dia.

Survei Badan Nasional Narkotika (BNN) bersama pusat penelitian kesehatan Universitas Indonesia (UI) menyebutkan sedikitnya 4 juta jiwa terpapar narkoba di Indonesia atau sekitar dua persen dari total penduduk. Kemensos juga menyatakan rasa prihatin, mendapatkan data pelaku tindak kriminal yang dipidana, ternyata lebih dari 50 persen merupakan terpidana kasus narkoba.

“Baik itu sebagai pengedar dan juga sekaligus sebagai pemakai. Kerugian material berdasarkan data BNN diperkirakan mencapai Rp 63 triliun baik kerugian akibat uang yang dibelanjakan untuk narkoba juga kerugian akibat biaya pengobatan dan kerugian akibat biaya rehabilitasi. Kementerian Sosial tidak akan mungkin mengatasi persoalan ini sendiri, dukungan masyarakat luas menjadi hal yang sangat penting dan strategis,” pungkas Harry. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI