Kembangkan Bisnis Berkelanjutan yang Berorientasi Sosial

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pada era industri 4.0, ekonomi digital berkembang pesat, ditandai munculnya e-commerce dan financial technology (fintech) yang semakin cepat dan efisien. Kondisi ini memang memberi banyak kemudahan dalam pengembangan bisnis. Namun jangan sampai mengesampingkan etika, dampak sosial atau merugikan lingkungan.

Dekan Fakultas Ekonomi UJB, Nurwiyanta mengatakan, peran akademisi (perguruan tinggi) sangat penting untuk mengarahkan perkembangan digitalisasi ekonomi, tidak hanya berorientasi profit (laba) semata, namun juga memberi dampak sosial bagi masyarakat. "Digitalisasi ekonomi perlu diarahkan agar berdampak pada pemberdayaan masyarakat," terang Nurwiyanta disela acara The 2nd International Conference on Banking Accounting Management and Economics (ICOBAME) di Ballroom Hotel Cavinton Yogyakarta, Rabu (14/11/2018).

Menurut Nurwiyanta, produk-produk ekonomi lokal, seperti kuliner, kerajinan serta potensi pariwisata, perlu mendapat dukungan dari akademisi agar berkembang optimal memanfaatkan teknologi digital. Dalam pengembangan bisnisnya jangan hanya dimonopoli satu pihak, namun melibatkan peran aktif masyarakat serta berpihak pada pelestarian lingkungan. "Perguruan tinggi punya ilmunya yang bisa dibagi untuk meningkatkan perekonomian lokal," katanya.

Ketua Panitia Konverensi Internasional, Yavida Nurim mengatakan, konverensi mengangkat tema 'Our Development: Social, Ethics and Environment for Responsible Business' menghadirkan pembicara internasional. Yaitu Prof Dr Magdy Behman MA DIS dari Mennonite Virginia Amerika Serikat, Dr Aly Abdel Moniem dari Maqasid London, Dr Jean Claude Mutiganda dari Abo Finland, Dr Henry Thomas Simarmata dari ERSA dan Dr Cungki Kusdarjito dari UJB Yogyakarta.

"Panitia menerima 103 paper dengan jumlah presenter lebih 300 orang. Nantinya hasil dari konferensi internasional akan dipublikasikan ke jurnal internasional terindeks scopus, guna meningkatkan mutu dan daya saing UJB di tingkat internasional," katanya.

Rektor UJB Edy Sriyono mengatakan, konferensi internasional telah menjadi agenda rutin tahunan UJB, yang kali ini host-nya adalah Fakultas Ekonomi. Konferensi ini memberikan kesempatan bagi dosen UJB dan perguruan tinggi lain untuk mempresentasikan hasil penelitiannya yang sebelumnya telah dipublikasikan di jurnal terindeks.

"UJB terus meningkatkan kualitas dan daya saingnya agar mampu bersaing di level internasional, salah satunya melalui konferensi internasional ini," katanya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI