Kemenkeu Percayakan Bank BPD DIY Salurkan Kredit Investasi PDAM

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan jaminan dan subsidi bunga kredit investasi bagi Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM). Dalam pelaksanaannya, PT Bank BPD DIY dipercaya sebagai lembaga keuangan penyalur kredit berbunga rendah tersebut guna mendukung program dari pemerintah.

Program ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.60/PMK.08/2020 mengenai Tata Cara Pelaksanaan Pemberian Jaminan dan Subsidi Bunga oleh Pemerintah Pusat Dalam Rangka Percepatan Penyediaan Air Minum. Tujuan dari PMK ini diantaranya mendorong akses air minum bagi masyarakat, memberikan peluang pembiayaan bagi PDAM untuk memperoleh kredit investas, serta mendorong perbankan nasional dalam memberikan kredit investasi kepada PDAM.

Direktut Utama (Dirut) PT Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan program ini khusus dari pemerintah bagi PDAM. Kredit yang diberikan sangat sanat lunak dengan jangka waktu cukup panjang yakni hingga 20 tahun.

“Artinya kredit ini bisa dimanfaatkan PDAM untuk meningkatkan kapasitas produksi, diantaranya memperluas jaringan pelayanannya serta meningkatkan kualitas air. Pemerintah menyediakan subsidi bunga, keuangan tetap dari kami,” ungkap Santoso Rumhad saat sosialisasi kepada jajaran PDAM di Kantor Cabang Utama Bank BPD DIY, Selasa (05/08/2020).

Ia mengatakan stimulus yang diberikan dalam program ini yakni subsidi bunga maksimal 5% bagi PDAM yang mengajukan investasi, suku bunga sebesar Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 12 bulan ditambah 5%. Selain itu pinjaman pemerintah sebesar 70 persen dari nilai kredit investasi dan jangka waktu kredit maksimal hingga 240 bulan.

BERITA REKOMENDASI