Kendaraan Tak Hanya Wajib Putar Balik, Lima Konsekuensi Lain Pemudik Dilarang Masuk DIY

SETELAH melalui berbagai pertimbangan serta untuk mengoptimalkan pencegahan Covid-19 di wilayah DIY, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memerintahkan kepada Dinas Perhubungan DIY untuk melarang kendaraan para pemudik terutama dari zona merah masuk ke wilayah DIY. Lalu apa konsekuensi dan alasan dari keputusan tersebut?

Pemudik Harus Putar Balik

Konsekuensi dari keputusan tersebut, mulai Minggu (26/4) para pengendara yang setelah diperiksa oleh petugas di tiga titik daerah perbatasan DIY dan Jawa Tengah kedapatan ingin mudik ke DIY, diminta putar balik.

“Saya mendapatkan perintah langsung dari Bapak Gubernur, Minggu (26/4) siang, supaya para pemudik diminta putar balik. Melalui keputusan itu diharapkan bisa menunjukkan bahwa Pemerintah konsisten dalam menerbitkan aturan. Mengingat bandara yang ada di DIY juga sudah ditutup, sehingga pintu darat juga sebaiknya mengikuti untuk ditutup dari pemudik, meski sebenarnya sesuai Permenhub hanya daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang boleh ditutup,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Tavip Agus Rayanto di Yogyakarta, Minggu (26/4).

Optimalkan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Menurut Tavip, selain untuk mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di DIY, kebijakan itu juga karena diketahui daerah lain yang berbatasan dengan DIY seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur, sudah memberlakukan penutupan.

Dikhawatirkan, jika DIY tidak melakukan penutupan, nantinya justru bisa menjadi episentrum baru penularan Covid-19. Untuk mengantisipasi hal itu, petugas terus berupaya memperketat pemeriksaan, khususnya terhadap pemudik.

BERITA REKOMENDASI