Kerukunan Umat Beragama di Yogya Barometer Indonesia

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kebersamaan dan kerukunan umat beragama di Yogya bisa menjadi barometer di Indonesia. Hal ini terbukti selama masa pandemi, masjid, gereja, pura, vihara dan tempat ibadah lainnya bisa bersama menjalankan prokes dan mendukung vaksinasi untuk umatnya.

Saat ini vaksinasi sudah berhasil mencapai 256 persen dari target dan vaksin ke-3 atau booster sudah mencapai 82 persen. “Angka tertinggi di Indonesia dibandingkan kota-kota besar lainnya. Sebagai upaya kekebalan masyarakat. Hingga hari ini tercatat hanya 4 kasus yang aktif dan kita harapkan 1-2 Minggu ke depan sudah kembali normal dengan tetap prokes,” tegas Wakil Walikota Yogya Drs Heroe Poerwadi MA dalam sambutan saat Penahbisan Pendeta Vikaris Tri Nur Adi STh di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Suryodiningratan, Senin (15/05/2022).

Heroe berharap kehadiran pendeta baru ini akan memperkuat GKJ Suryodiningratan dalam kiprahnya turut menciptakan Yogya sebagai kota pelopor yang aman damai saling menghormati. “Harapannya pascapandemi kita semakin  kokoh dalam kebersamaan, Yogya untuk semua,” tegasnya.

Penahbisan Pendeta ini juga dihadiri Mantri Pamong Praja Mantrijeron Affrio Sunarno SSos dan juga tokoh masyarakat setempat, Kemenag DIY, Badan Pelaksana (BP) Sinode XXVIII GKJ, BP Klasis XXXVII GKJ se-Klasis Yogya Selatan, urusan gereja, dan jemaat.

“Merupakan Penahbisan Pendeta yang pertama setelah pendewasaan GKJ Suryodiningratan pada Mei 2018 lalu,” jelas Ketua Panitia Diaken Kristanto Kurniawan didampingi Majelis Pelaksana Harian GKJ Suryodiningratan Diaken Estri Oktarena SS MA.

Penahbisan oleh Pendeta Konsulen Pdt Saryanto SPAK dengan disaksikan jajaran pendeta, dilanjutkan kemudian Pdt Tri Nur Adi STh menyampaikan Kotbah Sulung dengan tema “Teman Seperjalanan” dari Kisah Para Rasul 14 : 19 – 22. “Hidup ibarat perjalanan yang membaharui, selamat menjadi teman seperjalanan untuk sesama,” ungkapnya. (Vin)

BERITA REKOMENDASI