Keterbatasan Alat Berat Masih Jadi Kendala di TPST Piyungan

YOGYA, KRJOGJA.com – Penumpukan sampah yang terjadi di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan membutuhkan solusi cepat. Karena penumpukan sampah di TPST Piyungan setiap harinya selalu bertambah, sementara lokasi yang digunakan untuk tempat pembuangan kapasitasnya semakin berkurang. Apabila kondisi tersebut dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan bisa menimbulkan persoalan baru.

"Sejumlah upaya sebetulnya sudah kami lakukan untuk mengatasi penumpukan sampah di TPST Piyungan. Namun karena beberapa kendala hasilnya belum sesuai dengan harapan. Salah satu kendala utama adalah, keterbatasan peralatan alat berat yang ada di TPST Piyunga. Karena alat berat excavator hanya punya 1, sementara pendorong buldozer hanya punya 2. Dari dua peralatan tersebut ada 1 yang kurang berfungsi optimal, sehingga menjadi kendala tersendiri,"kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dn Kehutanan (DLHK) DIY, Ir Sutarta MP baru-baru ini.

Sutarta mengungkapkan, dengan adanya keterbatasan alat berat tersebut sedikit banyak menjadikan upaya penangganan sampah di TPST Piyungan menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, pihaknya meminta kabupaten/kota bisa proaktif. Salah satu bentuk dari sikap proaktif itu dilakukan dengan supaya truk sampah yang masuk di TPST Piyungan bisa menggunakan dump truck. Karena dengan dump truck diharapkan, bisa menghemat dari sisi waktu.

"Supaya proses pembuangan sampah bisa dilakukan dengan cepat, alangkah baiknya apabila menggunakan dump truck. Dengan begitu keterbatasan alat berat yang ada dilokasi bisa ada sedikit solusi. Untuk itu sikap proaktif dari kabupaten/kota sangat kami harapkan. Mengingat volume sampah di TPST Piyungan semakin menggunung," jelasnya.

Lebih lanjut Sutarta menambahkan, untuk mengatasi keterbatasan alat berat yang ada di TPST Piyungan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bappeda DIY. Tindakan itu dilakukan dengan harapan, maksimal pada tahun 2021 sudah ada penambahan alat berat. Dengan adanya penambahan alat berat tersebut, penangganan sampah di TPST Piyungan bisa maksimal.

"Saya berharap segera ada penambahan alat berat dan saat ini sudah kami didiskusikan dengan Bappeda DIY. Syukur-syukur penambahan alat berat tersebut bisa dialokasikan di anggaran perubahan. Mengingat sampah di TPST Piyungan termasuk program strategis nasional di DIY," paparnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI