Ketersediaan Stok Pengaruhi Harga Bawang

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kenaikan harga bawang putih dan bawang merah di pasaran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya berkurangnya produksi di tingkat petani yang berdampak pada terbatasnya stok bawang merah dan bawang putih. Terbatasnya stok yang tidak sebanding dengan permintaan mengakibatkan harga bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan.

"Saat musim hujan seperti sekarang, budidaya bawang merah maupun putih lebih sulit, karena bakteri dan jamur cukup tinggi. Sehingga produksi menjadi turun akibatnya harga di pasaran akan menjadi tinggi," kata dosen sekaligus pengamat pertanian dari Akademi Pertanian (Apta) Yogyakarta Ir Supriyati MP.

Berdasarkan pengalaman, saat musim penghujan banyak penyakit yang timbul, selain itu harga benih bawang merah juga tinggi. Sehingga menyebabkan petani butuh modal yang banyak untuk budidaya bawang merah.

Padahal kemungkinan terhadap menurunnya produksi tetap ada, karena penguasaan teknologi pengendalian hama dan penyakit masih kurang. Oleh sebab itu solusinya yang bisa dilakukan dengan penguatan kelembagaan petani bawang merah.

"Adapun bentuk dari penguatan kelembagaan itu bisa dilakukan dengan pembinaan atau penyuluhan yang intensif. Hal itu perlu dilakukan supaya petani bawang merah bisa budidaya secara kontinyu. Selain itu juga perlu teknologi penanganan pascapanen yang lebih baik, sehingga bawang merah bisa disimpan lebih lama dan saat musim penghujan dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen," paparnya.

Supriyati menambahkan, subsidi harga benih bawang merah juga diperlukan untuk mendorong petani melakukan budidaya bawang merah. Sedangkan bawang putih memang hanya bisa dilakukan budidaya pada ketinggian tertentu. Sehingga pemerintah pada umumnya melakukan impor untuk bawang putih.

Terjadinya fluktuasi produksi yang sekaligus terjadi fluktuasi harga suatu komoditi pertanian. Termasuk bawang merah dan putih menjelang Idul Fitri juga disebabkan ulah pedagang atau spekulan yang menghendaki untung besar.

Oleh sebab itu pengelolaan pemasaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan itu penting dilakukan oleh pemerintah. Dengan begitu, semua komponen baik petani, pedagang dan konsumen tidak ada yang dirugikan. (Ria)

BERITA REKOMENDASI