Khidmat Seliputi Suasana Natal Naposo Silahisabungan di GKPI Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Naposo Silahisabungan Yogyakarta merupakan suatu perkeluargaan Silalahi yang berada di Yogyakarta atau kelompok perantau dari tempat asalnya, mengadakan ibadah natal untuk menyambut natal pada 25 Desember mendatang. Perayaan Natal Naposo Silahisabungan se-Yogyakarta berjalan dengan khidmat dan penuh rasa syukur pada Sabtu, 07 Desember 2019. 

Menyambut natal pada bulan ini, Naposo Silahisabungan mengangkat tema 'Telah Lahir Bagimu, Sang Juru Selamat'. Suasana suka cita dan hangat antar jamaat begitu terasa di dukung dengan pohon natal dan dekorasi ruangan yang indah. Perayaan natal malam ini dihadiri kurang lebih 50-60 Jemaat. Mereka datang dari berbagai Punguan (Punguan adalah perkeluargaan yang satu marga di sebuah tempat yang baru) untuk bersuka cita menyambut natal bulan ini. Punguan yang datang ada dari Naposoparna, Naposo Togasihombing, Naposo Sirajaoloan, lalu dari kelompok-kelompok di kampus, Permaba (Persatuan Mahasiswa Batak), UKDW, dan lainnya. 

Acara dibuka dengan arak-arakan diiringi oleh tarian, diikuti oleh pendeta, worship leader dan singer. Kemudian dilanjut sambutan dari Ketua Natal NSSY 2019, Tomo Tambunan dan Penasehat NSSY, Be Sagala .

Rangkaian acara ibadah natal pada malam itu juga di dukung oleh sebuah kelompok musik bernama Silalahi Production. Mereka mengiringi ibadah natal dengan perpaduan musik Tradisional Batak Toba dan Musik Barat (String Quartet).  Hal tersebut menambah suasana menjadi meriah. Suasana menjadi khidmat ketika sang pendeta, Dani Simanjuntak, mulai memberikan khotbahnya. 

“Semoga natal tahun ini berkesan bagi jemaat yang hadir. Jalannya ibadah natal malam ini juga berjalan dengan lancar walaupun ada kendala cuaca yang kurang mendukung, tetapi acara tetap berjalan dengan baik, lancar dan khidmat. Semoaga natal tahun ini mendapat berkat dari-Nya. Aamiin,” ucap koordinatior acara, Masta Silalahi.

Setelah semua rangkaian acara inti selesai, beberapa hiburan disuguhkan kepada para Jemaat yang hadir. Mulai dari drama, vocal duet, Tari Tor tor, dan bernyanyi bersama. Suasana kekeluargaan sangat terasa pada perayaan malam itu. Hiburan itu diadakan sebagai bentuk acara kekeluargaan agar dapat terjalin suasana hangat antar jemaat yang lain. 

“Harapan untuk Naposo semoga dapat bertahan terus untuk punguannya, semakin kompak, makin banyak anggotanya saling aktif antar keluarga, saling merangkul, kedepannya dapat selalu bersaudara seperti kita di perantauan saat ini,” tambahnya. (Devi Marlinda/KR Academy)

BERITA REKOMENDASI