Khocil Birawa Pentaskan Monolog Genderuwo Pasar Anyar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Seniman teater kawakan Khocil Birawa segera mementaskan monolog bertajuk Genderuwo Pasar Anyar di Gedung Societet Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (15/09/2016). Monolog tersebut sekaligus juga menandai tepat 36 tahun eksistensi Khocil di dunia seni teater yang juga membesarkan namanya.

Pria yang juga berprofesi sebagai wartawan ini mengisahkan, lakon monolog Genderuwo Pasar Anyar ini akan menceritakan tentang kehancuran kemanusiaan oleh kapitalisme yang disimbolkan melalui sosok genderuwo. Menurut dia, lakon karya pengamat budaya dan sastrawan Indra Tranggono yang disutradarai oleh Toelis Smero ini cukup menarik dan menantang lantaran Khocil harus berperan dalam tiga lakon berbeda.

"Nanti dalam monolog yang durasinya sekitar 75 menit itu saya memerankan tiga tokoh sekaligus, yakni Murwat (tukang sapu dan penjaga malam pasar), Konglomerat dan Eyang Dono Driyah. Cukup menantang dan punya kesulitan sendiri, terlebih tokoh konglomerat karena saya belum pernah punya duit sebanyak konglomerat," katanya kepada KRjogja.com, Senin (05/09/2016).

Dalam pendalaman peran ini, Khocil bahkan sempat merasakan tidur malam di pasar sesungguhnya yakni di Pasar Barongan. "Kata ilmiahnya itu riset lah, biar saya bisa membangun suasana, mendalami karakter dan melihat set panggung dari keadaan yang sebenarnya," imbuhnya.

Pementasan yang juga hasil kerjasana Komunitas Sobat Lama, Dinas Kebudayaan DIY, TBY dan SKH Kedaulatan Rakyat ini sekaligus juga menandai awal debut Khocil sebagai aktor tunggal dalam seni pentas monolog. "Tentu ini luar biasa untuk saya, mengingat selama ini banyak berada di balik layar, tapi suport untuk saya besar dan terjadilah peringatan 36 tahun saya berkesenian dengan Genderuwo Pasar Anyar ini," pungkasnya.

Perjalanan seni Khocil Birawa sendiri terhitung cukup mengalami dinamika. Beberapa kali ia mendapatkan peran di pertunjukkan on air namun tak jarang terlibat sebagai aktor balik layar.

Di samping bermain teater, Khocil juga sering membintangi sinetron, acara komedi di TV dan film layar lebar. Di antaranya serial ‘Mbangun Desa’, ‘Gatotkaca’, ‘Obrolan Angkring’ (TVRI Yogyakarta), ‘Markum’ (TVRI Jakarta) dan ‘Tonil Mataraman’ (Jogja TV). (Fxh)

BERITA REKOMENDASI