Khoiry Nuria Ungkap Diskusi Bersama Menteri Nadiem Dirumahnya

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Khoiry Nuria Widyaningrum, guru SD Negeri Jetisharjo Sleman yang sempat viral karena Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim menginap di rumahnya, membagikan pengalamannya saat bertukar pikiran dan berdiskusi dengan Mas Menteri soal revolusi pendidikan nasional.

Ada banyak kesamaan pemikiran antara dirinya dengan Mas Menteri soal transformasi pendidikan, mulai dari pendidikan yang jangan hanya berorientasi akademik, namun harus membekali keterampilan-keterampilan baru yang dibutuhkan siswa untuk menjawab tantangan zaman. Selain itu mereka sependapat menghapus segala hal yang mengarah pada penyeragaman pendidikan.

Nuri diketahui mengikuti program Guru Penggerak yang digagas Nadiem Makarim dalam episode Merdeka Belajar. Nuri tercatat sebagai calon guru penggerak angkatan pertama. Selain aktif sebagai guru, Nuri ternyata juga merupakan salah satu guru ‘penyimpang’ di Komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). Guru penyimpang adalah guru yang memiliki perilaku mengajar ‘menyimpang’ dalam mengajar, namun memberikan dampak positif pada karakter dan hasil belajar siswa.

Menurut Nuri, sejak mengenal GSM, dirinya sangat setuju dengan narasi-narasi perubahan mindset, paradigma dan orientasi pendidikan yang baru yang ditawarkan oleh GSM. Yakni yang lebih memerdekakan guru dan murid dalam belajar dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya
pembelajaran berbasis project yang memberi ruang bagi siswa untuk melakukan penalaran dalam memecahkan sebuah permasalahan.

“Dalam satu project pembelajaran bisa merangkul 3-4 mata pelajaran. Selain anak tidak merasa berat, mereka akan senang dalam proses belajarnya. Dengan begitu keterampilannya akan meningkat dengan sendirinya dan benar-benar bermanfaat bagi kehidupan si anak. Pembelajaran yang menyenangkan inilah yang terus digaungkan oleh GSM,” kata Nuri saat membagikan pengalamannya secara daring, Kamis (16/9/2021).

BERITA REKOMENDASI