KI DIY Terus Monitoring Badan Publik

YOGYA (KRjogja.com) – Dalam rangka menyambut hari Hak Untuk Tahu yang diperingati secara internasional tiap 28 September, Komisi Informasi (KI) DIY melakukan monitoring dan evaluasi pada Badan Publik negara yang ada di Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana Badan Publik sudah menerapkan UU Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

"Pada sisi kelembagaan, apakah Badan Publik tersebut sudah membentuk TPID. Semua kami monitoring yang muaranya terbaik untuk pelayanan publik," tutur Ketua KI DIY Hazwan Iskandar Jaya kepada KRjogja.com, Selasa (27/9/2016).

Sementara dari sudut substansial lanjut Hazwan, pihaknya melakukan monitoring apakah Badan Publik tersebut sudah membuat daftar informasi publik termasuk informasi yang dikecualikan. Badan pubik juga harus mampu mengelola informasi publik baik sistem manajemen dan kualitasnya.

"Kami melihat juga bagaimana sarana prasarana yang disiapkan Badan Publik, seperti ruang khusus pelayanan publik, perangkat IT dan lainnya apakah sudah sesuai regulasi," sebutnya.

Sejauh mana komitmen pimpinan Badan Publik terkait pelayanan informasi publik juga menjadi sasaran evaluasi serta monitoring ini. Selain itu KI DIY juga terus mengawasi sejauh mana inovasi yang dilakukan Badan Publik menuju standar pelayanan publik yang sesuai.

"Hasilnya akan kami umumkan pada Badan Publik secara transparan. Tentunya akan ada penganugerahan sebagai apresiasi dan penghargaan dan harapannya menjadi pemicu semangat Badan Publik lain untuk meningkatkan kualitas layanan publiknya," tukas Hazwan. (R-7)

BERITA REKOMENDASI