Ki Seno Meninggal Usai Bersepeda, Sempat Muntah Sebelum Masuk ICU

Editor: Ivan Aditya

“Sore sesudah maghrib sakit muntah-muntah. Kemudian kita antar ke RS PKU Gamping, masuk UGD dan dipindah ke ICCU. Di sana kondisi Pak Seno memburuk dan kembali muntah-muntah. Diketahui akhirnya ada penyumbatan di pembuluh darah jantung mencapai 100 persen dan menyebabkan Pak Seno meninggal dunia. Itu sekitar 22.15 WIB,” sambung dia.

Gunawan Widagdo mengungkap pada September lalu, Ki Seno sempat dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan yang hampir sama. Namun saat itu jantung Ki Seno masih dinyatakan baik dan bisa tertangani dengan baik karena penyumbatan pembuluh darah jantungnya masih sangat kecil.

“Itu sebelumnya sudah pernah masuk rumah sakit. Pertama kali PKU Gamping juga. Bisa tertolong karena penyumbutan hanya nol koma. Jantungnya masih bagus hanya sel darahnya itu menggumpal jadi mengakibatkan penyumbatan, itu sekitar bulan September kemarin, dua bulan yang lalu. Dokter membero pengencer darah dan boleh pulang. 2 November kemarin sudah live streaming lagi,” imbuh pria yang memang hampir selalu menemani keseharian Ki Seno ini.

Sementara pemakaman Ki Seno di Makam Semaki Gede Kota Yogyakarta berjalan dengan begitu khidmat. Ratusan orang yang sebagian besar merupakan pecinta Ki Seno mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI