Ki Subarno Tokoh Pedalangan Gaya Yogyakarta Tutup Usia

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – KRT Cermowidyokusumo atau pernah kondang sebagai dalang wayang kulit gaya Yogyakarta dengan nama Ki Subarno, meninggal dunia dalam usia 84 tahun di kediamannya, Gang Arjuna 45, Wirobrajan, Yogyakarta Selasa (16/11/2021) pukul 21.20 WIB. Jenazah dimakamkan Bendungan Lor, Kulonprogo, Rabu (17/11/2021) pukul 12.00 WIB.

Almarhum terlahir sebagai R Subarno bin Marto Yuwono di Kulonprogo, 17 September 1937. Ibunya meninggal ketika Subarno masih kecil.
Putri sulung almarhum RAy Putria Retno Pudyastuti, menuturkan, selain sudah sepuh, ada beberapa gangguan kesehatan yang menyertai. Sejak Pandemi Covid-19, aktivitasnya banyak berkurang, termasuk sebagai Pengirid Kanca Dhalang di Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Menurut Putria, ayahnya bukan keturunan dari keluarga dalang, tapi kemudian menggeluti dunia pedalangan. Puluhan tahun lalu nama Ki Subarno cukup mewarnai dunia pedalangan di Yogyakarta hingga mempertemukannya dengan RAy Sri Retno Raheni putri waranggana kenamaan Nyi Tjondrolukito. Dari pernikahannya dikaruniai 2 putra dan 2 putri, selain Putria juga RM Puruhita Nur Yuwana, RAy Putria Retno Widyastuti, dan RM Condrokasmoyo.

Prof Dr Kasidi Hadiprayitno, Dosen Pedalangan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, mengatakan, Ki Subarno merupakan pelestari dunia pedalangan dan sudah lama namanya dikenal. Masa keemasan Ki Subarno bahkan lebih dulu dari masa kejayaan Ki Timbul Hadiprayitno (alm), ayah Kasidi. Ki Subarno yang pensiun dari Kantor Departemen Penerangan pernah memimpin Lembaga Pembina Seni Pedalangan Indonesia (Ganasidi) sebelum berubah menjadi Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi). (Ewp)

 

BERITA REKOMENDASI