Kisah Seru Ratusan Pelajar Yogya Kumpulkan Dana untuk Aceh

RATUSAN pelajar Yogyakarta yang berasal dari 35 sekolah berbeda turun langsung dalam #AksiPelajar Tanggap Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Aceh yang berlangsung 9-15 Desember. Hasilnya terkumpul dana sebanyak Rp 183.933.100,00 yang kemudian disalurkan melalui ACT.

Nah, selama penggalanggan dana, terutama saat aksi turun ke jalan, banyak keseruan yang mereka alami. "Aku di perempatan senopati (Jalan Pangeran Senopati). Pertama aku minta di sebuah mobil, Aku sudah bilang untuk membantu Aceh pak, sudah tak tungguin sampai mau lampu hijau. Cucunya buka kaca terus bilang ke aku, maaf dek, kalau kamu mintain bapak ini ya gak bakal di respon, bapak ini budeg dek, jadi maaf ya," cerita Rafli siswa SMTI.

Tak jarang kebingungan melanda para pelajar yang turun ke jalan. "Awalnya canggung juga dengan teman SMA lain," curhat Cholis. Akan tetapi ia tak memungkiri ada sisi kebanggan sendiri bisa ikut berpartisipasi di tengah susahnya menggalang dana di jalan.

Aksi pelajar Yogyakarta turun ke jalan

Cerita lain, penulis saksikan sendiri saat salah seorang Koordinator Lapangan, Daffa menerobos lampu hijau. Klakson-klakson secara dramatis melatari langkahnya memungut uang yang dijatuhkan oleh seorang ibu yang tak sempat memasukkan uang ke kotak lantaran lampu keburu hijau.

Di titik lain, saya melihat, serombongan siswa yang menjadi relawan asik bertepuk tangan sambil bernyanyi. Mereka tersenyum lebar, beberapa terlihat malu-malu. "Terimakasih, terimakasih, sudah mau nyumbang," kata mereka setiap kali ada yang memasukan uang yang mereka masukan ke kotak.

Ratusan pelajar dari berbagai sekolah yang antaralain dikoordinir Forum Komunikasi Pengurus Osis (FKPO) dan Stucash ini membuktikan meski berasal dari sekolah yang beda, mereka bisa bersatu dalam aksi kepedulian. (Lintang Fajar Nugrahani)

BERITA REKOMENDASI