KKI Gelar Parade Wastra Nusantara

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pakaian daerah kini jarang terlihat dikenakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Seiring perkembangan zaman pakaian daerah mulai dilupakan, apalagi bagi kalangan muda. Padahal dari pakaian daerah sebenarnya tersimpan makna filosofi yang dalam.

“Melihat kondisi sekarang ini anak muda enggan berpakaian daerah dan menganggapnya sebagai sesuatu yang aneh. Pakaian daerah sebenarnya merupakan jati diri bangsa, karena dari sana adat istiadat dan budaya bangsa itu dibangun,” kata Ketua DPD Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) DIY, Noor Rakhmawati saat silaturahmi di Redaksi Kedaulatan Rakyat yang diterima Pemred Drs H Octo Lampito MPd, Selasa (27/4).

Ia menambahkan orang yang berpakaian daerah pasti akan terjaga tingkahlaku sesuai adat masing-masing. Pakaian daerah yang dikenakannya tak hanya sekedar membungkus badan saja, namun juga memancarkan pesona kepribadian seseorang mengenakannya.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan sebagai bagian dari upaya melestarikan pakaian daerah, KKI akan mengelar ‘Parade Wastra Nusantara’ di Sleman City Hall, Rabu-Kamis (28-29/4). Ketua Panitia Kartini KKI DIY, Niluh Kasiani Sandhi mengatakan dengan tema ‘Merajut Budaya dengan Terang Emansipasi’ diharapkan kaum perempuan dapat memulai dalam melestarikan budaya nusantara terutama pakaian daerah.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya tutorial sanggul, peragaan busana batik, tari maupun pertunjukan anglkung. Parade budaya ini juga melibatkan pelajar dari SLB Negeri 1 Yogyakarta yang akan menampilkan pertunjunjukan seni bersama Komunitas Pawon Jogan. (Van)

BERITA REKOMENDASI