Kolaborasi Seni tari 8 Negara di Performance Asean +3 Memukau!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Pertunjukan Performance Asean +3 digelar di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (25/10). Pagelaran ini menjadi awal event budaya setelah Yogyakarta dinobatkan ASEAN Ministers Responsible for Culture and Arts (AMCA) menjadi Asean city of Culture tahun 2018-2020.

Pertunjukan Performance Asean +3 ini Menggabungkan seni tari dan budaya dari Thailand, Filipina, Vietnam, Brunai Darurussalam, Singapura, Kamboja, Indonesia dan Jepang. Meskipun dari segi kebudayaan setiap negara berbeda-beda namun tetap harmonis dalam budaya dan menyambung silaturahmi setiap negara lewat pertunjukan budaya.

"Mumpung hangat-hangatnya jogja menjadi Asean City of Culture mari mengisi Yogyakarta ini dengan penuh acara kebudayaan selama 2 tahun ini kalau bisa sampai seterusnya, dan ini awal dari awal acara budaya selah di kota ini dinobatkan menjadi Asean City of Culture," ujar Wakil kepala Dinas Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, SH, M.Ed.

Penampilan Jepang diwakili oleh seorang seniman yaitu Hirosi Tanaka dengan tema dalam tarian yang menggambarkan sebuah keindahan taman dengan sebuah pohon pinus yang indah di dalamnya mengekpresikan berbagai wajah laki-laki tua pemilik taman, pemuda yang memandangi taman, angin yang berhembus dan daun yang berguguran. Gerakan pelan manum mengandung karakter dari taman dan orang yang didalamnya.

Sementara seniman Kamboja membawakan tarian drama yang menceritakan Sinta yang di culik ke pulau langka oleh raja iblis dan hanuman di perintahkan oleh rajanya untuk menyelamatkan hanuman dengan membangun jalan melintasi lautan namun hanuman bertemu dengan ratu ikan dan menikah dengan ratu ikan tersebut. (Hermanto)

 

BERITA REKOMENDASI