Komandan Brimob Polda DIY Klarifikasi Soal Intimidasi Personil Band Sidekick

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Komandan Satuan Brimob Polda DIY, Kombes Polisi Iman Suhadi menyampaikan pernyataan maaf lantaran anggotanya melakukan kesalahan bertindak tidak sesuai prosedur ketika memberikan peringatan dan tindakan pada tiga anggota grup band Sidekick akhir pekan lalu. Hal tersebut sebagai tindaklanjut audiensi antara kepolisian dengan Tim Hukum Aliansi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi setelah adanya pengaduan masyarakat pada Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (28/10/2020) Iman mengatakan terjadi kesalahpahaman antara beberapa anggota Brimob dengan seseorang yang mengunggah cuitan lambang Brimob dengan ubahan berupa tulisan tak sesuai. Pemilik akun tersebut lantas diberikan peringatan dan tindakan berupa push up dan jalan jongkok setelah sebelumnya berhasil ditemukan.

“Tindakan itu menjadikan pemuda itu ketakutan dan mengadu ke LBH. Kami meminta maaf apabila anggota bersalah telah bertindak tidak sesuai prosedur dan kami akan mengambil tindakan pada mereka. Kami juga menjamin rasa aman pada pemuda yang diamankan kemarin. Namun, tidak ada pemukulan atau penganiayaan terhadap orang tersebut,” ungkapnya melalui pernyataan tertulis.

Meski demikian, Iman berharap kejadian ini menjadi introspeksi seluruh pihak agar tidak lagi terjadi di kemudian hari. Brimob Polda DIU pun siap bersilaturahmi ke kediaman pemuda anggota band Sidekick yang sebelumnya sempat terintimidasi sehingga melapor ke LBH tersebut.

“Jadi untuk permasalahan ini diselesaikan secara damai dan kekeluargaan sehingga sudah dianggap selesai dan tidak ada permasalahan di kemudian hari,” pungkas Iman.

BERITA REKOMENDASI