Komitmen Kodim Yogyakarta Kurangi Kawasan Kumuh di Kota

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Permukiman warga di bantaran sungai wilayah Kota Yogyakarta akan ditata guna mendukung terciptanya kawasan bersih di bantaran sungai. Seperti yang dilakukan beberapa warga Kelurahan Pandean Umbulharjo yang dengan kesadaran sendiri rela rumahnya dipangkas guna menciptakan kawasan ‘resik dan apik’ di sekitar bantaran Sungai Gajahwong.

Salah seorang warga Pandeyan, Sundari mengaku telah memangkas sebagian rumahnya mulai Oktober 2017 silam. Rumahnya kini mundur 3 meter dari bibir sungai, namun belum tuntas seluruhnya sehingga kondisi bagian belakang rumah masih berantakan.

Salah satu tokoh masyarakat Pandean, Ahmad Khoeri mengaku salut dengan terhadap para tetangganya yang telah rela dan pemuh kesadaran untuk memundurkan rumah mereka dari bibir sungai. Ia juga bangga dengan prajurit TNI yang telah berhasil melakukan pendekatan kepada warga dan siap mengulurkan bantuannya untuk melakukan renovasi rumah warga tersebut.

“Masyarakat memiliki kesadaran dan TNI juga sigap untuk segera melakukan hal diperlukan warga. Semangat seperti inilah yang membuat masyarakat semakin bangga terhadap prajurit TNI,” kata Ahmad, Senin (19/03/2018).

Sementara itu Komandan Kodim (Dadim) 0734 Yogyajarta, Letkol (Inf) Rudy Firmansyah menegaskan, sudah menjadi tugas dan kewajiban seoran prajurit untuk selalu berada di tengah masyarakat. Ditegaskannya jajran kodim selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan dinas terkait untuk berusaha menciptakan kawasan bersih di Kota Yogyakarta.

“TMMD tujuannya untuk membantu pemerintah dalam kelayakan baik hunian maupun hal lainnya. Bantaran sungai harus bersih dan aman bagi masyarakat, sehingga sangat baik untuk mengurangi kawasan yang masih kumuh,” tegasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI