Komjen Boy Fafi Amar, Berdakwah Sekalian Merawat Negara

Editor: KRjogja/Gus

PERAN alim ulama sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui ajaran dan tausyiah yang diberikan, diharapkan tak hanya membangun akhlak mulia masyarakat. “Melalui peran ulama dan tokoh agama, kita berharap rasa nasionalisme dan kebangsaan masyarakat juga akan meningkat. Sambil berdakwah, sekalian merawat negara,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorosme (BNPT) Komjen Dr Boy Rafli Amar MH.

Boy Rafli menambahkan, hari ini kita melihat berbagai ideologi masuk. Bahkan ada ideologi yang tak sesuai ajaran Pancasila dengan leluasa masuk dan mempengaruhi generasi muda. “Kondisi ini harus kita waspadai bersama. Jangan sampai generasi penerus ini lupa dengan ke-Indonesia-an, termasuk generasi muda Islam. Leluhur dan tokoh-tokoh bangsa serta ulama telah mewariskan dasar negara yang bagus sekali dengan adanya kemajemukan, dengan adanya perbedaan,” papar Boy Rafli.

Melihat kondisi yang bekembang, BNPT akan bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama untuk menggemakan dakwah sekaligus membangun nasionalisme serta semangat Keindonesiaan. Salah satunya BNPT bekerja sama dengan Gus Miftah yang selama ini dikenal sebagai kiai nasionalis yang dalam dakwahnya selalu menjunjung semangat menghargai kemajemukan.

Kunjungan Boy Rafli di Ponpes Ora Aji, selain mempererat silaturahmi, juga untuk menyamakan visi dan misi mengenai cara beragama yang diiringi wawasan kebangsaan, disertai dengan kegiatan-kegiatan melalui media dakwah. “Maraknya paham ideologi yang kini masuk dan meluas di kalangan masyarakat menimbulkan keresahan akan adanya beragam ideologi yang disalah-artikan hingga mampu merusak jati diri bangsa. Untuk itu, sudah menjadi tugas pemerintah dan masyarakat dalam upaya menegakkan nilai kebangsaan,” jelas mantan Kadiv Humas Polri itu.

BERITA REKOMENDASI