KONI DIY ‘Go Digital’, Prestasi Atlet Diharap Terkatrol

YOGYA, KRJOGJA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY memastikan ‘Go Digital’ dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2019 mendatang. Data-data detail atlet dan pelatih bakal selalu update yang diharapkan berdampak pada peningkatan prestasi atlet DIY. 

Ketua KONI DIY Prof Djoko Pekik Irianto kepada wartawan di sela acara product knowledge SDM KONI dan Pendaftaran Peserta Porda 2019, Rabu (12/12/2018) mengatakan pengumpulan dan pengolahan data selama ini memang menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai. Menurut dia, data tersebut menjadi sangat penting untuk mengetahui detail per detail atlet dan pelatih di masing-masing cabang olahraga. 

“Jadi dengan adanya aplikasi yang awalnya akan diberinama pordadiy2019 ini pengurus cabang olahraga maupun KONI di kabupaten/kota bisa memantau data sekaligus menginput data baik atlet maupun pelatih. Jadi, kedepan siapa atlet yang akan diberangkatkan ke Kejurnas bukan lagi kira-kira tapi by data,” ungkapnya. 

Selama ini diakui Djoko baru 30-40 persen data yang terkoleksi dengan baik di KONI DIY. Berbagai tantangan dihadapi dalam pengumpulan data atlet yang sebagian besar diakibatkan kurangnya niat pengurus cabang olahraga. 

“Beberapa waktu lalu dari cabor kesulitan menginput maka kami buat lebih sederhana, karena dulu kami serahkan untuk mengisi, datanya tidak kembali. Karena itu kami selenggarakan product knowledge ini agar SDM yang ada bisa menyadari pentingnya data,” ungkapnya lagi. 

KONI DIY berharap kedepan mulai dari pelatih dan pengurus cabor bisa aktif mengupdate data melalui aplikasi sehingga nantinya terkoleksi dengan baik yang berdampak positif pada prestasi atlet. “Kita akan mulai di Porda 2019 mendatang, dan kedepan akan terus disempurnakan lagi. Harapannya ya implikasi ini pada peningkatan prestasi atlet DIY, dan tentu saja ada hal yang bisa dibanggakan KONI DIY,” pungkas Djoko. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI