Konten Erotis dan Rokok Justru Meningkat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Disahkannya Perda No 13 tahun 2016 tentang Penyiaran membawa angin segar bagi dunia penyiaran di DIY. Hal tersebut juga menjadi kado istimewa di penghujung 2016 ini yang diterima Komisi Penyiaran Indonesia daerah (KPID) DIY.

"Paling tidak ada dua hal menggembirakan yang bertepatan dengan rilis akhir tahun ini. Selain sahnya Perda Penyiaran DIY, juga putusan kasasi MA sudah keluar yang memenangkan KPID DIY atas gugatan yang dilakukan Matahari Televisi Yogyakarta," tutur Ketua KPID DIY Sapardiyono kepada wartawan di Kantor KPID DIY Jalan Brigjen Katamso Yogyakarta, Selasa (13/12/2016).

Menurut Sapar, pengesahan Perda Penyiaran yang akan aktif mulai berlaku Mei 2017 mendatang membuktikan bahwa Pemda DIY peduli terhadap dunia penyiaran di DIY. Sehingga diharapkan dunia penyiaran di Yogyakarta akan makin baik dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui keberadaan lembaga penyiaran baik radio maupun televisi di Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut juga dirilis mengenai hasil pantauan dan evaluasi selama 2016. Seperti halnya terbitnya 64 sanksi baik berupa teguran I dan II untuk televisi dan radio di Yogyakarta. Secara kuantitas jumlah ini menurun karena pada 2015 lalu KPID DIY mengeluarkan 86 surat teguran.

Hanya saja secara kualitas kasus pelanggaran yang berhubungan dengan konten porno atau erotisme dan rokok justru mengalami peningkatan cukup signifikan. Selain itu juga diungkapkan kerjasama KPID DIY, Bawaslu dan KPU DIY terkait dengan penyelenggaraan Pilkada 2017. Begitu pula tingginya jumlah radio komunitas di DIY menjadi salah stau yang cukup diperhatikan KPID DIY agar tidak terjadi tumpang tindih frekuensi.

"Kami juga keluarkan sejumlah rekomendasi untuk lembaga penyaiarn swasta baik radio dan televisi terkait dengan pengajuan mereka karena sudah habis masa berlaku ijin penyelenggaraan siaran. Kami berharap pada tahun mendatang akan ada peningkatan yang lebih baik untuk dunia penyiaran di Yogyakarta," tukas Sapar. (R-7)

BERITA REKOMENDASI